×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Londok, bunglon lokal yang sering keliru dianggap iguana

0

Binatang

Londok, bunglon lokal yang sering keliru dianggap iguana

Hayo, siapa yang waktu kecil sering berburu londok?

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Manarul hidayah

19 / 02 / 2019 09:54

Londok adalah hewan sejenis kadal yang dapat berubah warna seperti bunglon yang dahulu sangat sering diburu oleh anak sekolah dasar. Karena dikira iguana, anak-anak tahun 90an biasanya berburu londok untuk dipelihara atau untuk dijual kepada teman atau tetangga.

Siapa sangka, keberadaannya yang sering di temukan di sawah-sawah, semak belukar, dan kebun di pinggiran kota, sudah jarang ditemui dikarenakan hilangnya habitat mereka karena banyak lahan tempat habitat mereka diganti menjadi perumahan.

Londok atau biasa disebut bunglon lokal ini sebenarnya mempunyai bentuk fisik yang eksotis, ditambah dengan kebiasaanya yang dapat merubah warna pada kondisi tertentu, bisa dijadikan hewan peliharaan eksotis para kaum milenial guys. Buat yang ingin tahu tentang londok, berikut adalah ulasan tentang londok yang perlu kamu tahu.

Londok bukan jenis iguana.

Londok, bunglon lokal yang sering keliru dianggap iguana

Loading...

Pada zaman sekolah dasar dulu, londok sering sekali disebut iguana oleh orang awam, apalagi anak-anak yang belum tau kalau londok bukan jenis dari iguana. Sekilas memang secara fisik sangat mirip iguana, tapi londok mempunyai ukuran yang lebih kecil dan juga hidup di pepohonan.

Londok adalah jenis kadal surai yang masih berkerabat dengan soa layar, soa payung, dan kadal terbang. Jenisnya banyak tersebar di seluruh dunia dengan berbagai warna dan corak yang sangat cantik. Mungkin itu yang membuat anak-anak kecil zaman dahulu sering memburu kadal ini dan dijual karena mengira harganya bisa semahal iguana.

 

Suka berjemur pada pagi hari.

Londok, bunglon lokal yang sering keliru dianggap iguana

Selain tinggal di pepohonan, londok juga senang sekali berjemur di bawah matahari pagi. Maklum, londok juga hewan reptil berdarah dingin. Ia butuh berjemur untuk mengatur suhu tubuhnya dan juga berjemur membantu mencerna makanannya.

Jika kamu ingin berburu londok, disarankan untuk mencari londok pada pagi hari kisaran jam 7 pagi sampai jam 9 pagi. Karena jika berburu londok pada siang hari, bukan londok yang akan kamu dapat, tapi terik matahari yang akan membuat kulit kamu menjadi indah seperti mutiara hitam.

 

Berubah warna hanya pada kondisi tertentu.

Londok, bunglon lokal yang sering keliru dianggap iguana

Banyak yang bilang kalau londok bisa mengubah warna tubuhnya seperti yang dilakukan oleh bunglon (chameleon). Sayangnya pernyataan itu kurang tepat. Londok akan merubah warna tubuhnya hanya jika dalam kondisi tertentu.

Seperti ketika sedang berjemur, bagian kepala londok jantan akan berubah menjadi merah dengan warna hitam di pipinya. Perubahan warna yang dihasilkan oleh kadal jantan ini juga biasanya dilakukan untuk mencari perhatian londok betina ketika ingin kawin. Dan juga, corak pada tubuh londok akan terlihat sangat jelas ketia stress dan akan memudar pada situasi tenang. Walaupun bisa mengubah warna pada tubuhnya, londok tetap tidak bisa melakukan perubahan warna seperti yang dilakukan pada bunglon.

 

Mengubur telur di dalam tanah.

Londok, bunglon lokal yang sering keliru dianggap iguana

Kebiasaan unik lainnya pada londok adalah mengubur telur-telurnya di dalam tanah yang mereka gali sendiri. Sebenarnya hal ini juga dilakukan oleh jenis kadal lainnya. Tujuan mengubur telur kadal selain untuk mendapatkan suhu yang pas, juga bisa menghindari telur di mangsa oleh predator yang kelaparan.

Ketika menetas anak-anak londok akan berlari mencari semak belukar dan pepohonan untuk memulai kehidupan. Anak-anak londok biasanya memakan serangga-serangga kecil untuk bertahan hidup.

 

Bisa jadi peliharaan yang unik dan keren.

Londok, bunglon lokal yang sering keliru dianggap iguana

Siapa sangka, londok kadal eksotis yang disepelekan ini juga bisa menjadi peliharaan yang unik dan keren lho! Walaupun masih banyak pencinta reptil yang belum tertarik memelihara kadal ini. Setidaknya, memelihara kadal ini juga gak kalah seru dan menarik untuk dicoba.

Dengan corak yang unik dan juga terlihat sangar, kadal ini juga cocok untuk menghiasi halaman atau ruangan kamu di rumah kamu, serta sebagai hiasan dan peliharaan yang eksotis. Buat kamu yang ingin mencoba memelihara londok, kamu bisa kok mencari dan berburu sendiri kadal ini bareng teman atau sendiri.

 

Nah, itulah ulasan mengenai londok yang dahulu sering dijadikan buruan anak-anak sekolah dasar. Walaupun keberadaanya sudah jarang di temui di pinggiran kota. Londok belum termasuk hewan yang dilindungi.

Semoga artikel ini bisa mengobati kerinduan anak-anak tahun 90an yang waktu kecil sering berburu londok atau bunglon lokal ini. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red