×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
KURITABAYA, cara inovatif mahasiswa UM kenalkan budaya pada siswa

0

Komunitas

KURITABAYA, cara inovatif mahasiswa UM kenalkan budaya pada siswa

KURITABAYA merupakan kepanjangan dari Buku Cerita Bahasa dan Budaya Jawa.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Kuritabaya PKM-K

29 / 08 / 2021 13:17

KURITABAYA merupakan karya Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berupa buku cerita untuk siswa tingkat dasar dengan menginovasikan teknologi Augmented Reality pertama budaya dan bahasa Jawa di Indonesia. Dua tokoh utama KURITABAYA bernama Banu (Bahasa Nusantara) dan Dara (Budaya Nusantara). Mereka adalah dua sosok anak kecil bermuka polos tetapi memiliki watak menyenangkan yang akan menemani kamu menikmati cerita di dalamnya.

Karya ini telah berhasil mengundang dukungan positif dari berbagai pihak. Amir Mahmud selaku peneliti sastra di Balai Bahasa Jawa Timur dan Pusat Bahasa Depdikbud sangat mendukung keberadaan buku inovatif untuk menjadi sebuah media interaktif dalam mengenalkan budaya kepada anak zaman sekarang.

"Buku cerita KURITABAYA “Mlaku-Mlaku ing Yogyakarta” sing ditulis mahasiswa UM iki cocok yen diwaca bocah Sekolah Dasar (SD) sampe wong tuwo. Buku Kuritabaya iki kertase kandel lan mewah, gambare apik, tulisane jelas, lan critane ora kedawan wacanane. Kuritabaya cocok diedarake nganggo media cetak lan elektronik, uga difilemake amarga buku iki nduweni trobosan teknologi modern, iso diteruske mligi kanggo nglestareke lan pasinaon budaya lan Basa Jawa. Bocah-bocah lan kawula mudha kudu cerdas gunake teknologi modern, naming uga tetep gandrungi budaya lan basa daerahe,” tutur Amir Mahmud, Selasa (17/8).

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh ketua tim, Mufazatul Istiqomah kepada peneliti sastra di Balai Bahasa Jawa Timur dan Pusat Bahasa Depdikbud, inovasi Augmented Reality dalam buku bahasa dan budaya Jawa pertama ini akan menambah nuansa ketertarikan kamu sebagai pembaca, terutama siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar pelajaran bahasa dan budaya Jawa.

Bahasa yang digunakan pun ternyata menggunakan bahasa Jawa standar baku dengan berbagai macam unggah-ungguh yang dipraktikkan melalui dialognya. Ilustrasi gambar yang menarik dengan corak warna-warni berupa gambar budaya-budaya yang ada di Kota Yogyakarta serasa menambah ketertarikan untuk melihatnya. Terlebih, akan hadirnya beberapa series buku menambah nuansa belajar bahasa dan budaya Jawa lebih lengkap dan menarik. Kamu bisa memantau media sosial KURITABAYA untuk mendaparkan informasi ter-update-nya melalui Instagram kuritabaya.

Loading...





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red