×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Iran blokir aplikasi Instagram dan Telegram

0

Global

Iran blokir aplikasi Instagram dan Telegram

Menyusul aksi demonstrasi yang meluas.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

fadel muhammad sulthon

02 / 01 / 2018 15:16

Iran hari Minggu (31/2) secara resmi memblokir aplikasi Instagram dan Telegram. Hal ini disusul demonstrasi warga Iran terhadap pemerintah Iran selama berhari-hari di seluruh wilayah Iran.

Hal ini di ungkapkan secara langsung oleh CEO Telegram hari Minggu melalui akun Twitter miliknya mengatakan, "Otorita Iran kini telah memblokir akses penggunaan Telegram bagi masyarakat Iran setelah masyarakat menolak menutup aplikasi itu," ujar Pavel Durov.

Status kekecewaan Pavel Durov CEO Telegram atas di blokir aplikasi Telegram oleh otoritas Iran

Di satu sisi salah seorang ulama ternama di Iran, Ayatollah Mohsen Ararki, mengatakan kepada ribuan masyarakat demonstrasi pro-pemerintah di Teheran bahwa "musuh" ingin menimbulkan masalah baru melalui media sosial dan isu-isu ekonomi untuk "menimbulkan hasutan baru."

Aksi unjuk rasa berdarah terjadi di Iran. Demonstran menolak terpilihnya kembali Presiden Hasan Rouhani, di tengah perekonomian Iran yang belum membaik. Aksi ini memakan korban jiwa 12 orang.

Loading...

Di hari Minggu Menteri Dalam Negeri Iran Abdolrahman Rahmaini Fazli mengatakan dalam siaran televisi di Iran mengatakan bahwa siapa pun yang "mengganggu ketertiban umum dan melanggar aturan harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka dan memikul akibatnya." Ditambahkannya, "teror dan rasa takut tentunya akan dihadapi."

Sebelumnya, demonstrasi di Iran juga pecah saat setelah pemilu presiden tahun 2009 yang memicu tingginya harga kebutuhan pokok serta pangan di Iran, serta tingginya angka pengangguran yang terjadi di Iran. Ketika itu unjuk rasa memakan korban jiwa 72 orang.

 

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

-->
MORE
Wave red