×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Ini piano unik yang dimainkan Honne bersama Gempi pada konser Jakarta

0

Musik

Ini piano unik yang dimainkan Honne bersama Gempi pada konser Jakarta

Saat berkolaborasi dengan Gempi di sela-sela konser Love Me/Love Me Not 2019 di Jakarta, Honne memainkan piano unik yang sita perhatian penonton.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Sofyan Nur Hidayat

05 / 12 / 2019 11:30

Grup musik Honne memberikan kejutan pada penampilannya dalam konser Love Me/Love Me Not 2019 di Livespace, SCBD Jakarta, 19-21 November 2019.  Pada lagu Location Unknown, Honne tampil dengan memainkan piano upright yang unik dan mewah. Keunikan pada piano ini terletak pada tutup piano upright yang bisa dibuka layaknya grand piano.

Sebagai grup musik yang tengah digandrungi anak muda, Honne sebenarnya mengusung konsep musik elektronik. Hal itu ditunjukkan dengan penggunaan piano elektronik pada hampir semua lagu yang dibawakannya. Sontak saja, penggunaan piano upright dalam lagu Location Unknown yang sempat viral di Indonesia ini mencuri perhatian penonton.

Lagu Location Unknown begitu populer di Indonesia setelah dinyanyikan oleh Gempita Noura Marten atau biasa dipanggil Gempi, putri dari Gading Marten dan Gisella Anastasia. Di sela-sela konser, Honne dan Gempi akhirnya bisa bertemu langsung dan berkolaborasi menyanyikan lagu tersebut.

Gempi dan Honne berkolaborasi menyanyikan lagu Location Unknown. 

Dalam konser di Jakarta, duo asal London yang digawangi oleh James Hatcher dan Andy Clutterbuck ini memang menginginkan adanya piano upright. Piano upright mewah ini tidak didatangkan langsung dari London, tapi disediakan oleh The Grand Signature Piano yang menjadi sponsor Honne dalam konser ini.

Loading...

Kehadiran piano dari The Grand Signature Piano menjadikan konser Love Me/Love Me Not 2019 yang dihadiri oleh sekitar 6.000 penonton dalam tiga hari itu menjadi lebih menarik. Honne juga puas dengan performa piano upright dalam konser ini. “Sebuah piano yang cantik dengan desain yang unik dan suara yang seindah bentuknya,” kata personil Honne, James Hatcher mengomentari piano yang dimainkannya.

Piano Irmler Davinci Honne

Untuk diketahui, piano yang dipergunakan Honne dalam konser di Jakarta adalah Irmler seri Davinci. Produk piano Irmler terbaru ini diluncurkan di Indonesia pertama kali oleh The Grand Signature Piano pada 9 September 2019. Tidak seperti piano upright pada umumnya, piano ini memiliki tutup yang bisa dibuka sehingga terlihat lebih berkelas. 

Piano brand Jerman tersebut memiliki desain yang mewah. Kemewahan terlihat dari kehadiran veneer kayu eksotis yang biasanya hanya terdapat pada barang-barang mewah seperti mobil, yacth, atau jet pribadi. Desain clean lines pada Irmler Davinci juga membuatnya terlihat lebih modern.

Lantas berapa harga piano Irmler Davinci? The Grand Signature Piano merilis harga resmi piano Irmler Davinci senilai Rp120 juta. Dengan kualitas dan desain yang menarik, harga tersebut memang pantas untuk piano upright sekelas Irmler Davinci.  

Irmler Davinci

Dari sisi brand, piano Irmler sudah berusia ratusan tahun. Piano ini diciptakan oleh Johann Christian Gottlieb Irmler pada abad ke-18. Pada masa itu, grand piano Irmler sangat populer di Jerman dengan pasar ekspor terbesar ke Rusia dan Skandinavia.

The Grand Signature Piano, Irmler

Sayangnya serangan bom pada perang dunia II telah menghancurkan pabrik Irmler hingga rata dengan tanah di tahun 1943. Usai perang, keluarga Irmler berupaya untuk membangkitkan bisnisnya kembali namun menghadapi banyak kesulitan. Ketika Irmler meninggal dunia, keluarganya berpindah dari Jerman. Pada akhirnya, otoritas Jerman Timur menutup bisnis piano Irmler secara total di tahun 1953.  

Sejarah piano ini kembali bergulir 46 tahun kemudian. Produsen piano Bluthner mengambil alih brand dan teknologi piano Irmler pada tahun 1999. Kini, perusahaan bernama Irmler Piano Gmbh kembali memproduksi piano berkualitas dengan tetap mengusung filosofi dari Gottlieb Irmler.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red