×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Amilia Agustin, sang Ratu Sampah Sekolah yang inspiratif

0

Sosok

Amilia Agustin, sang Ratu Sampah Sekolah yang inspiratif

Ia mendedikasikan dirinya pada masyarakat melalui program gerakan peduli lingkungan.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Mohamad Yogi Fermansyah

26 / 07 / 2019 15:11

Amilia Agustin dijuluki Ratu Sampah Sekolah. Wanita kelahiran Bandung, 20 April 1996 ini adalah bukti contoh nyata pemudi yang semangat berkarya untuk melakukan perubahan. Agustin mendedikasikan dirinya pada masyarakat melalui program gerakan peduli lingkungan yang bernama "Go to Zero Waste School".

Program yang digagas oleh Amilia Agustin ini menerima penghargaan Semangat Astra Terpadu untuk Indonesia Awards 2010. Bersama rekannya, ia menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan. Hal ini tak lepas dari perjuangan Agustin mengingat buruknya kondisi sampah di masyarakat.

Dengan adanya program ini Agustin ingin membuktikan bahwa semua orang dapat peduli terhadap lingkungan. Segala upaya yang dilakukan untuk membuat jalannya program ini berawal dari cita-cita sederhana yang disertai komitmen luar biasa. Agustin berhasil memberikan dampak yang luar biasa terhadap masyarakat karena programnya itu.

Agustin tidak terfokus dengan proses pengelolaan sampah semata, lebih dari itu, gadis asal Bandung ini juga memberikan peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan prinsip-prinsip sosial entrepreneurship. Sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan, kemudian dibagi menjadi beberapa kategori, seperti inorganic, organic, tetrapack, dan kertas. Selanjutnya, program ini memberdayakan sampah yang dinilai dapat menghasilkan nilai ekonomis dan berguna sehari-hari.

Bersama teman-temanya, Agustina menumpahkan program tersebut menjadi sebuah proposal karya ilmiah remaja dalam acar Young Changemakers dari Ashoka Indonesia. Hasilnya, proposal tersebut dengan biaya operasional 2,5 juta rupiah, telah disetujui. Bahkan program ini berkembang serta menjadi inspirasi bagi siswa-siswi sekolah lain di Bandung.

Loading...

Agustin merupakan penggagas program cinta lingkungan di masa sekolah SMA, tetapi aktivitasnya di bidang lingkungan tetap ia jalankan hingga masa kuliah. Agustina melanjutkan kegiatanya membangun komunitas yang bergerak di bidang lingkungan.

Sejak belia, Agustina sudah dikenal dengan peduli lingkungannya. Berbagai penghargaan dan pengalaman pun ia dapatakan, terlebih keberhasilanya menginspirasi berbagai kalangan masyarakat.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red