Melansir dari voaindonesia.com (31/01/2019), daratan Amerika Serikat dilanda dingin ekstrem. Ratusan juta warga Amerika mencari perlindungan di daratan Amerika Serikat. Hampir 85 persen wilayah Amerika, temperaturnya berada di bawah titik beku, kecuali Alaska dan Hawaii.

Di Grand Chute, Wisconsin, sepanci air mendidih yang dilempar ke udara langsung menjadi awan salju. Para pakar meteorologi menyatakan cuaca dingin itu diakibatkan oleh polar vortex, udara dingin di atas Kutub Utara yang bergerak ke Selatan melintasi Amerika Utara karena dorongan panas gurun dari Afrika Utara.

Melansir dari serambinews.com, bahkan temperatur udara yang tercatat hingga minus 34 derajat Celsius. Ini artinya lebih dingin dibandingkan Antartika. Suhu terendah tercatat pada hari Rabu dan melampuai rekor suhu terdingin pada 1966.

Sebanyak 55 juta orang Amerika akan merasakan hawa yang lebih dingin dibandingkan temperature di bawah 0 derajat karena adanya windchill (kedinginan angin).

Dan suhu ekstrem ini hingga menyebabkan kematian dikarenakan mengalami disorientasi dan berjalan di tengah cuaca ekstrem tanpa baju yang cukup tebal. Dan kecelakaan juga menjadi penyebab kematian karena jalanan licin.

Berikut ini adalah video ketika air panas yang dilempar ke udara langsung jadi salju.

https://www.youtube.com/watch?v=wTeGTBndU-A