×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
3 Alasan mengapa anak basket dikenal selalu asyik dalam bergaul

0

Olahraga

3 Alasan mengapa anak basket dikenal selalu asyik dalam bergaul

Anak basket biasanya dikenal selalu asyik di mana pun berada. Ini lho 3 alasannya.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

DBL Indonesia

27 / 03 / 2019 16:00

Sering kali dikenal sebagai anak yang ganteng dan charming, anak basket juga dikenal selalu asyik ketika nongkrong di mana pun berada. Meskipun tempatnya berada adalah lingkungan baru yang tidak pernah mereka kunjungi. Ternyata semua ini didapat karena proses mereka dalam berlatih dan bermain basket di lapangan loh! Kok bisa sih? Begini penjelasannya.

1. Punya skill komunikasi yang tinggi.

Komunikasi adalah dasar dari sebuah hubungan yang baik. Inilah yang selalu ada di dalam permainan basket. Seorang kapten harus bisa mengomunikasikan bagaimana strategi yang harus diterapkan ke anggota lain dari pelatihnya. Anggota tim lainnya pun juga harus bisa memahami bagaimana dan apa yang harus dilakukan saat mendapatkan informasi tersebut. Dengan semakin seringnya berbicara dengan orang lain, tentu skill berkomunikasi mereka akan meningkat dibanding hanya bermain gadget di rumah.

 

2. Mudah beradaptasi dengan lingkungan.

Loading...

Anak basket terbiasa dengan adaptasi strategi serta posisi yang diinstruksikan oleh pelatihnya. Mereka juga selalu mengamati bagaimana caranya agar bisa menemukan kelengahan untuk mencari cela dalam melakuan serangan maupun bertahan. Proses inilah yang secara tidak langsung akan mereka pelajari dan praktikkan di kehidupan nyata. Mereka akan terbiasa untuk mengamati seperti apa lawan bicaranya. Setelah mengetahui apa yang diminati, ia akan langsung berfokus untuk berbicara seputar hal tersebut dan membuat lawan bicaranya nyaman.

 

3. Selalu percaya diri.

Suasana kompetitif yang timbul akan menjadi tempat latihan yang baik untuk membangun kepercayaan diri para pemain basket. Terlebih, mereka akan termotivasi untuk meningkatkan kemampuan hingga menembus batas yang dia miliki. Salah satunya seperti para pemain basket SMP yang berlaga di Junior DBL East Java Series 2018-2019 yang ditonton ribuan orang. Semakin sering anak basket berlaga di kompetisi, maka semakin percaya diri pula ia ketika berada di mana pun.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red