Jenis-jenis pola lantai.

pola lantai dan fungsinya dalam seni tari © berbagai sumber

foto: Unsplash/zero take

Dalam sebuah tarian sangat penting untuk memperhatikan pola lantainya. Terdapat beberapa jenis pola lantai dalam tarian yaitu:

1. Pola lantai horizontal.

Pola lantai ini mengharuskan penari membentuk garis lurus ke samping. Pola lantai ini memberikan kesan dan toleran serta memberikan makna dalam kehidupan sehari-hari hubungan antar manusia.

2. Pola lantai vertikal.

Pola lantai yang mengharuskan penari membentuk garis lurus dari depan ke belakang. Pola lantai ini banyak digunakan pada tarian klasik karena menampilkan kesan sederhana tetapi kuat, memiliki makna dan satu tujuan yaitu ke atas dalam artian arti Yang Maha Kuasa, atau jika dalam kehidupan sehari-hari digambarkan sebagai hubungan manusia dengan Tuhan.

3. Pola lantai diagonal.

Pola lantai jenis ini mengharuskan penari untuk membentuk garis yang menyudut ke kanan ataupun kiri.

4. Pola lantai melingkar.

Pola lantai jenis ini mengharuskan penari membentuk garis lingkaran.

Pola lantai horizontal, vertikal, dan diagonal termasuk ke dalam golongan garis lurus. Sedangkan pola lantai melingkar masuk ke dalam golongan garis lengkung. Contoh tari tradisional yang menggunakan garis lurus yaitu tari Gantar dari Kalimantan Timur, tari Ratoe Jaroe dari Aceh, dan tari Srimpi Pandelori dari Yogyakarta. Contoh tari tradisional yang menggunakan garis lengkung adalah tari Pendet dan tari Kecak dari Bali.