Brilio.net - Konsep permintaan merupakan keinginan seseorang terhadap barang-barang tertentu yang diperlukan atau diinginkan. Namun, dalam praktiknya pengertian permintaan menunjukkan adanya permintaan atas sejumlah barang dan jasa yang diikuti dengan kemampuan membeli. Karena jika keinginan diikuti dengan kekuatan untuk melakukan pembelian, maka keinginan akan berubah menjadi permintaan. 

Dalam ilmu ekonomi, hukum permintaan mengatakan bahwa terjadi pengaruh timbal balik antara barang yang diminta dengan harga jika faktor lain tidak mengalami perubahan. Dalam hal ini, hukum permintaan mengatakan, "Bila harga suatu barang dan jasa naik, sedangkan harga barang-barang dan jasa lainnya tetap sama, maka konsumen cenderung melakukan substitusi atau menggantikan barang atau jasa yang harganya baik dengan barang lain yang harganya relatif lebih murah." Nah untuk mengetahui lebih jauh mengenai konsep permintaan dalam ilmu ekonomi, berikut brilio.net telah merangkumnya dari berbagai sumber pada Rabu (21/9).

Pengertian permintaan

faktor dan jenis permintaan © berbagai sumber

foto: Unsplash/Igal Ness

Menurut ilmu ekonomi, permintaan adalah berbagai jenis dan jumlah barang dan jasa yang diminta pembeli pada berbagai kemungkinan harga dalam periode tertentu di pasar. Permintaan dalam ilmu ekonomi juga dapat diartikan sebagai keinginan seseorang terhadap barang-barang tertentu yang diperlukan atau diinginkan.

Dengan kata lain, yang dimaksud dengan permintaan adalah sejumlah produk barang atau jasa yang merupakan barang-barang ekonomi yang akan dibeli konsumen dengan harga tertentu dalam suatu waktu atau periode tertentu dan dalam jumlah tertentu. Permintaan sebagai suatu konsep mengandung pengertian bahwa permintaan berlaku terhadap tiga variabel yang saling memengaruhi yaitu, kualitas produk barang atau jasa, harga, dan manfaat produk barang atau jasa. Pendapat lain menyebutkan bahwa permintaan adalah keinginan konsumen dalam membeli suatu barang pada berbagai tingkat harga tertentu selama periode waktu tertentu.

Hukum permintaan dalam ekonomi

faktor dan jenis permintaan © berbagai sumber

foto: Unsplash/Alexander Grey

Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta atau merupakan konsep yang menjelaskan bagaimana sifat-sifat hubungan antara permintaan terhadap suatu barang dengan harganya. Hukum permintaan berlaku dalam keadaan ceteris paribus, artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah. Hukum permintaan berbunyi sebagai berikut:

1. Apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, jumlah barang yang diminta akan menurun. Sebaliknya, apabila harga suatu barang dan jasa menurun, jumlah barang yang diminta meningkat.

2. Kenaikan harga menyebabkan pendapatan riil konsumen berkurang sehingga memaksa konsumen mengurangi pembelian terutama pada barang yang akan naik harganya.

Jenis-jenis permintaan dalam ekonomi

faktor dan jenis permintaan © berbagai sumber

foto: Unsplash/Alexander Mils

Terdapat dua jenis permintaan dalam ilmu ekonomi yaitu sebagai berikut:

1. Permintaan absolut (absolut demand)

Permintaan absolut adalah permintaan terhadap barang atau jasa yang tidak memenuhi daya beli.

2. Permintaan efektif (effective demand)

Permintaan efektif adalah kebalikan dari permintaan absolut yaitu di mana permintaan barang atau jasa yang disertai dengan kemampuan daya beli.

Faktor yang memengaruhi permintaan

faktor dan jenis permintaan © berbagai sumber

foto: Unsplash/Jp Valery

Permintaan konsumen terhadap suatu barang ternyata tidak hanya berhubungan erat dengan harga barang tersebut, tetapi berhubungan erat dengan faktor lainnya. Terdapat banyak faktor yang memengaruhi permintaan, seperti preferensi konsumen, pendapatan, dan harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut.

1. Harga

Harga barang akan memengaruhi seseorang dalam membeli suatu barang. Jika harga suatu barang mengalami kenaikan, orang akan mengurangi jumlah barang yang diminta.

2. Pendapatan

Pendapatan seseorang dapat memengaruhi permintaan terhadap suatu barang. Jika pendapatan seseorang meningkat, jumlah barang yang diminta orang tersebut juga bertambah.

3. Harga barang lain

Jika harga barang lain mengalami penurunan, orang akan lebih banyak membeli barang yang mengalami penurunan tersebut dibandingkan dengan barang yang sebenarnya ingin dibeli.

4. Selera

Selera merupakan faktor yang dapat memengaruhi permintaan konsumen terhadap suatu barang. Berapa pun harga barang yang diturunkan jika konsumen tidak memiliki selera untuk menggunakan barang tersebut, maka tidak akan terjadi permintaan terhadap barang tersebut.

5. Ekspektasi akan terjadinya perubahan harga

Perkiraan terhadap situasi masa yang akan datang juga dapat memengaruhi permintaan suatu barang.

 

Sumber: Sukirno. 2013. Mikroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.