Brilio.net - Bioteknologi merupakan suatu usaha terpadu dari berbagai disiplin ilmu untuk mengolah bahan baku dengan memanfaatkan mikroorganisme dan komponen-komponen lainnya, agar menghasilkan barang dan jasa. Pada zaman dahulu, bioteknologi selalu diartikan sebagai teknologi fermentasi.

Salah satu ciri dari bioteknologi adalah memanfaatkan agen biologi dalam proses tersebut seperti mikroorganisme, hewan, tumbuhan, atau bagian dari makhluk hidup tersebut. Bioteknologi memiliki peranan penting dalam mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan suatu bangsa karena harapannya bioteknologi mampu menjadi solusi dari permasalahan yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan manusia akan pangan, sandang, dan papan.

Perkembangan bioteknologi sangat dipengaruhi perkembangan ilmu-ilmu dasar seperti mikrobiologi, genetika, dan biokimia. Nah untuk mempelajari lebih rinci mengenai bioteknologi beserta jenis dan manfaatnya, berikut brilio.net himpun dari berbagai sumber, Jumat (19/8).

 

 

 

 bioteknologi beserta prinsip dan jenisnya © berbagai sumber

foto: unsplash.com

Bioteknologi berasal dari kata "bios" yang berarti hidup, "teuchos" yang berarti alat, dan "logos" yang berarti ilmu, sehingga bioteknologi dapat diartikan sebagai cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup seperti bakteri, fungi, virus, dan lain-lain, maupun produk dari makhluk hidup seperti protein, enzim, atau asam basa organik dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa yang meningkatkan kesejahteraan manusia.

Bioteknologi dalam artian pemanfaatan mikroorganisme untuk mengolah makanan dan minuman telah dikenal sejak zaman sebelum masehi. Orang mesir kuno telah mengenal pemanfaatan mikroorganisme untuk membuat bir, anggur, vinegar, keju, tuak, dan yoghurt. Bioteknologi semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman saat ini.

Pendapat lain juga menyebutkan bahwa bioteknologi adalah bidang penerapan biosains dan teknologi yang menyangkut penerapan praktis organisme hidup atau komponen sub selulernya pada industri jasa dan manufaktur serta pengelolaan lingkungan.

Bioteknologi juga dapat didefinisikan sebagai teknologi yang menggunakan sistem hayati (proses-proses biologi) untuk mendapatkan barang dan jasa yang berguna bagi kesejahteraan manusia. Bioteknologi memanfaatkan bakteri, ragi, kapang, alga, sel tumbuhan atau sel hewan yang dibiakkan sebagai konstituen berbagai proses industri.

Terdapat beberapa ahli yang turut memberikan definisinya mengenai bioteknologi yaitu sebagai berikut:

1. Menurut Bull, bioteknologi merupakan penerapan asas-asas sains (ilmu pengetahuan alam) dan rekayasa untuk pengolahan suatu bahan dengan melibatkan aktivitas jasad hidup, agar menghasilkan barang dan/atau jasa.

2. Primrose mengatakan bahwa bioteknologi adalah suatu eksploitasi komersial terhadap mikroorganisme hidup atau komponennya seperti sel dan enzim.

3. Menurut Organisation for Economic Co-operation Development (OECD), bioteknologi merupakan penerapan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan kerekayasaan untuk penanganan dan pengolahan bahan dengan bantuan agen biologis untuk menghasilkan bahan dan jasa.

4. The Office of Technology Assessment (OTA) mendefinisikan bioteknologi sebagai teknik pendayagunaan organisme hidup atau bagian organisme untuk membuat atau memodifikasi suatu produk dan meningkatkan atau memperbaiki sifat tanaman untuk penggunaan khusus.

 

 bioteknologi beserta prinsip dan jenisnya © berbagai sumber

foto: unsplash.com

Prinsip dasar dalam penerapan bioteknologi adalah teknik fermentasi, seleksi dan persilangan, kultur jaringan, dan rekombinasi DNA.

1. Fermentasi.

Teknik fermentasi adalah salah satu penerapan bioteknologi yang telah dikenal sejak zaman dahulu. Fermentasi merupakan sebuah proses mengubah suatu bahan menjadi bahan lain dengan menggunakan bantuan mikroorganisme.

2. Seleksi dan persilangan.

Seleksi dan persilangan dilakukan dengan memanipulasi DNA yang terdapat pada mikroba tanaman atau hewan agar memiliki sifat yang lebih baik sehingga jika disilangkan akan menjadi sebuah bibit unggul.

3. Kultur jaringan.

Proses ini dilakukan untuk memperbanyak jaringan hewan dan tanaman tanpa gangguan dari organisme lain.

4. Rekombinasi DNA.

Proses dilakukan dengan melakukan transfer DNA dari satu organisem ke organisme lain.

Jenis-jenis bioteknologi

 bioteknologi beserta prinsip dan jenisnya © berbagai sumber

foto: Unsplash/Lucas Vasques

Pada umumnya bioteknologi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bioteknologi tradisional dan bioteknologi modern.

- Bioteknologi tradisional

Bioteknologi tradisional adalah bioteknologi yang memanfaatkan mikroba atau organisme untuk memodifikasi bahan dan lingkungan agar memperoleh produk yang optimal seperti pembuatan tempe, tape, roti, dan pengomposan sampah.

- Bioteknologi modern

Bioteknologi modern dilakukan dengan memanfaatkan keterampilan manusia dalam melakukan manipulasi makhluk hidup agar dapat digunakan untuk menghasilkan produk yang diinginkan manusia.

Ciri-ciri bioteknologi modern adalah steril, produksi dalam jumlah banyak, serta memiliki kualitas standar dan terjamin. Salah satu contoh penerapan bioteknologi modern adalah melalui rekayasa genetik. Rekayasa genetik merupakan teknik untuk menghasilkan molekul DNA yang berisi gen baru yang diinginkan atau dapat dikatakan sebagai manipulasi organisme.

Manfaat bioteknologi

 bioteknologi beserta prinsip dan jenisnya © berbagai sumber

foto: unsplash.com

Seperti yang telah disinggung di atas bahwa bioteknologi digunakan untuk menunjang kebutuhan manusia dengan memanfaatkan bagian atau komponen dari mikroorganisme hidup. Adapun beberapa manfaat yang didapatkan dari adanya bioteknologi yaitu sebagai berikut:

1. Bioteknologi bermanfaat untuk meningkatkan hasil produksi dalam berbagai bidang seperti bidang pertanian, perikanan, peternakan, serta perkebunan yang berkaitan dengan kebutuhan pangan bagi manusia.

2. Bioteknologi juga bermanfaat untuk menghasilkan vaksin dengan memanfaatkan komponen atau bagian dari virus.

3. Bioteknologi juga bermanfaat untuk meningkatkan jumlah spesies tumbuhan melalui kultur jaringan.

4. Dapat bermanfaat untuk membuat pupuk tanaman dari bahan organik dengan memanfaatkan mikroba bakteri untuk penyerapan unsur hara.

5. Bioteknologi bermanfaat untuk menghasilkan antibiotik dengan memanfaatkan fungi.

Sumber: Darmayani dkk. 2021. Bioteknologi Teori Dan Aplikasi. Bandung: Widina Bhakti Persada Bandung.