Brilio.net - Proses membangun rumah atau renovasi biasanya meninggalkan banyak kotoran di lantai. Paling sering adalah bekas cat dan semen yang mengotori lantai atau keramik rumah. Jika dibiarkan saja, akan mengganggu estetika rumah. Selain kurang sedap dipandang, bekas semen di lantai juga membuat orang yang menginjaknya merasa tidak nyaman, sebab permukaan keramik menjadi berkontur dan tidak rata.

Noda ini sebenarnya bisa dengan mudah dibersihkan jika kondisi semen masih basah, namun akan menjadi sulit ketika sudah kering. Kamu tentu nggak mau dong, rumah yang telah kamu desain secara baik malah terlihat kurang indah hanya karena terdapat bekas semen di lantai.

Untuk membersihkannya, orang-orang umumnya menggunakan HCL asam hidroklorik, cairan yang bersifat asam kuat dan korosif.

Namun, dalam penggunaannya, HCL tidak terlalu disarankan untuk menjadi bahan membersihkan noda semen di lantai karena dapat merusak permukaan lantai. Terutama jika lantai berbahan keramik, granit, atau marmer. HCL juga dapat mengikis lapisan pelindung lantai dan membuatnya berubah warna, retak, atau berlubang.

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan bahan-bahan yang lebih aman untuk membersihkan noda semen di lantai, seperti yang diterapkan oleh warganet satu ini. Lewat unggahan video di Instagram @azizahmuzamil, dia membagikan cara membersihkan bekas semen di lantai hanya dengan menggunakan 1 bahan pengawet, yaitu sitrun.

Sitrun sering digunakan sebagai penguat rasa asam pada makanan dan minuman kemasan. Selain menguatkan rasa, sitrun juga biasa dimanfaatkan sebagai bahan pengawet makanan alami. Hal ini membantu menjaga makanan dan minuman kemasan tetap segar dalam waktu lama.