Brilio.net - Tanaman hias memiliki tampilan cantik dan indah. Bahkan, beberapa jenis tanaman hias berhasil menjadi ladang usaha karena saking banyaknya peminat.

Mungkin sekarang ini kamu sudah memiliki beberapa koleksi tanaman hias, seperti aglonema, monstera, dan janda bolong dan beberapa jenis lainnya. Namun apakah kamu sudah memiliki tanaman hias berbentuk kupu-kupu dengan warna yang indah ini?

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Oxalis triangularis ini memiliki pesona yang cukup kuat. Ketika kamu menanamnya di pekarangan rumah, maka kamu akan melihat betapa elegannya tanaman hias satu ini. Tanaman ini cukup mudah dirawat dan ketika sudah tumbuh, dia akan merambat ke berbagai sisi, sehingga terlihat rimbun dan indah.

Mengenal tanaman hias bunga kupu-kupu Instagram

foto: Instagram/@tanbygardencentre

Loading...

Bentuk daunnya yang menyerupai kupu-kupu bisa menutup sendiri pada malam hari. Hal ini dikarenakan, bunga kupu-kupu memiliki sensitivitas tinggi terhadap cahaya sinar matahari. Tanaman yang berasal dari negara tropis di kawasan Amerika Selatan dan Asia Selatan ini dapat hidup subur di daerah tropis, di mana Oxalis dapat tumbuh sempurna pada suhu 15-25 derajat Celcius.

Mengenal tanaman hias bunga kupu-kupu Instagram

foto: Instagram/@bloom.pau

Cara merawat tanaman hias kupu-kupu

1. Cahaya.

Pencahayaan merupakan salah satu terpenting bagi tanaman ini. Jika bunga kupu-kupu mendapatkan sinar matahari secara cukup, maka dia akan berkembang dengan baik. Namun, ada lebih baiknya kamu menaruhnya di tempat yang agak teduh agar daunnya tidak kering.

2. Suhu ruangan.

Suhu ruangan yang dibutuhkan tanaman ini adalah sekitar 15-24 derajat Celcius. Saat suhu dalam ruang terlalu panas, dedaunan akan layu.

3. Proses penyiraman.

Bunga kupu-kupu tidak harus disiram setiap hari. Jika terlalu sering disiram, tanaman ini akan layu dan mati. Kamu cukup memperhatikan, jika tanah sudah mulai mengering maka kamu perlu menyiramnya.

4. Pupuk.

Penggunaan pupuk memang cukup penting untuk menunjang pertumbuhan. Kamu bisa memberikan pupuk setiap 2-4 bulan sekali.