Brilio.net - Dagangan laris merupakan kebahagiaan tersendiri bagi seorang pedagang. Apalagi ketika ada pembeli yang memborong dagangannya, si penjual akan merasa senang luar biasa.

Berbagi kebaikan kepada mereka yang membutuhkan bisa dalam bentuk apa saja. Salah satu hal yang sering terlihat adalah memborong dagangan pedagang keliling dan memberi uang lebih.

Para pedagang keliling ini biasanya akan senang saat dagangannya dibeli dengan harga lebih tinggi. Namun, reaksi seorang kakek penjual kerupuk ini berbeda.

Dilansir brilio.net dari akun TikTok @alejenes, Kamis (29/7), terlihat seorang pria menghampiri kakek pedagang kerupuk keliling. Ia kemudian bertanya berapa harga kerupuk itu.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Kakek itu kemudian menjawab satu bungkusnya dibanderol dengan harga Rp 2.500. Begitu tahu harganya, pria tersebut lantas menawar kerupuk itu dengan harga yang lebih tinggi.

Kisah kakek penjual krupuk © TikTok/@alejenes

foto: TikTok/@alejenes

Si pria mengatakan ingin membeli kerupuk itu dengan harga Rp 10 ribu per bungkus. Tawaran itu ternyata langsung ditolak oleh si kakek. Pria yang diketahui tinggal di Lampung ini kemudian kembali menawar dengan harga Rp 20 ribu per bungkus dan tetap ditolak.

Pria itu akhirnya mengatakan ingin membeli semua kerupuk tersebut. Kakek yang tubuhnya sudah bungkuk itu kemudian mengiyakan dan tersenyum lebar. Setelah dihitung, total harga semua kerupuk itu adalah Rp 175 ribu. Pria ini kemudian memberikan beberapa lembar uang seratus ribuan rupiah kepada kakek itu.

Kakek itu tersenyum dan mengucapkan berterima kasih berkali-kali. Pria ini juga tampak senang dan mendoakan agar kakek itu sehat selalu. Video ini pun menarik banyak perhatian warganet.

Kisah kakek penjual krupuk © TikTok/@alejenes

foto: TikTok/@alejenes

Beragam komentar positif memenuhi unggahan ini. Ada juga yang mengatakan pernah melihat kakek itu berjualan.

"Luar biasa. Kakek ini berjualan untuk bertahan hidup tanpa meminta belas kasihan orang lain," komentar seorang warganet.

"Gue sering ketemu ni kakek, biasanya dia solat di masjid al abror deket Chandra karang," timpal warganet lainnya.

Sampai berita ini ditulis, video tentang kakek penjual kerupuk itu sudah dilihat lebih dari 590 ribu kali dan disukai lebih dari 79 ribu kali.

Nasib para pedagang keliling di masa pandemi Covid-19 ini bisa dibilang tidak menentu. Dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat maupun Level 3 dan 4, ruang gerak pedagang keliling semakin terbatas.

Sejumlah pedagang keliling seperti penjual kerupuk, juga merasakan dampak dari kebijakan tersebut. Salah satu contohnya terlihat dalam unggahan akun TikTok @shooky181. Dalam unggahan itu, seorang wanita sedang curhat saat menemani pacarnya yang tunanetra berjualan kerupuk.

Pacar wanita ini berjualan kerupuk dengan berjalan kaki mencari pembeli. Setiap harinya, pria tersebut semangat berjualan tanpa mengeluh. Tapi, masa PPKM Darurat sangat memengaruhi penjualan kerupuk pria tersebut.

Saat itu, wanita ini menemani pacarnya menunggu pembeli di pinggir jalan di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Keduanya duduk lesehan di trotoar untuk menunggu pembeli. Namun, tak ada satupun pembeli yang datang hingga pacarnya kelelahan dan tertidur. Mereka menunggu sampai tiga jam dan hasilnya nihil.

Mereka akhirnya memutuskan untuk pindah tempat tapi tetap saja sepi. Kerupuk yang dibawa masih banyak karena masih utuh. Wanita ini pun berharap semoga pandemi ini lekas berakhir dan mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan.

(brl/red)