Brilio.net - Mendapat pekerjaan bukan hal mudah bagi banyak orang. Bahkan, tak sedikit yang harus berjuang ekstra demi bekerja.

Kondisi seperti ini dirasakan oleh pemuda asal Negeri Jiran, bernama Jaunie Erpan Des. Bermodalkan keyakinan dan semangat mencari uang, dia tak mau hanya berpangku tangan. Dia pun nekat menjadi driver ojek online sejak sebulan lalu.

ojol antar makanan jalan kaki © Berbagai Sumber

foto: Facebook/Gaming Erpan

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Pria yang akrab dipanggil Erpan ini menceritakan awal mula menjadi driver ojek online dengan berjalan kaki. "Bulan lalu, saya memang mencari kerja, tiba-tiba ada pemuda memakai seragam lengkap sambil memegang bungkusan makanan di kawasan Brickfields, Kuala Lumpur. Saya pun tanya dia, bagaimana bisa melamar kerja jadi ojek makanan online hanya dengan berjalan kaki?" tutur Erpan kepada Mstar, seperti yang dikutip brilio.net, Minggu (13/12).

Walau sempat ragu dan tak yakin, akhirnya Erpan memberanikan diri untuk menjadi driver ojek online. Belum genap sebulan bekerja, potret dirinya sedang mengantar pesanan dengan berjalan kaki pun viral di media sosial.

"Saya bahkan tidak tahu kalau ada orang ambil foto saya, tiba-tiba sudah viral. Foto itu diambil ketika saya mau antar makanan dari KL Gateway ke Rumah Sakit Pantai di atas bukit itu," ujar pemuda itu dikutip dari mStar.

ojol antar makanan jalan kaki © Berbagai Sumber

foto: mstar.com

Selama satu bulan bekerja sebagai driver ojek online, Erpan sudah berjalan mengantarkan makanan total sejauh 480-500 kilometer. Rekor jarak paling jauh yang sudah ditempuh saat mengantarkan pesanan, yakni 2,1 kilometer.

Banyak pengalaman yang dirasakan Erpan saat menjadi driver ojol. Mulai dari dikejar anjing sampai dimarahi customer karena lama datang. Namun, setelah Erpan menjelaskan bahwa dirinya berjalan kaki, customer itu pun mengerti.

"Dalam sebulan, saya bisa dapat 1.200 ringgit (Rp 4,1 juta). Itu pun karena saya terus kerja meski hujan atau panas. Kalau hujan, saya akan pakai jas dan SOP tetap dipatuhi," katanya.

Erpan sendiri sebetulnya memiliki motor. Sayangnya motor tersebut rusak. "...motor saya memang rusak tetapi masih boleh digunakan," terang Erpan.

Meski kini dirinya viral dan banyak diperbincangkan, sejujurnya Erpan merasa kurang nyaman dengan itu semua. Dia agak risih dan takut akan diejek oleh teman-temannya.

"Kalau bisa saya tidak ingin diviralkan, saya sangat berterima kasih kepada yang sudah bersimpati dan mendoakan tetapi saya malu bila banyak yang tanya mengenai kehidupan saya dan sebagainya," ungkap Erpan.

(brl/pep)