Brilio.net - Edukasi atau yang biasa dikenal dengan kata pendidikan, merupakan semua usaha yang direncanakan untuk memberikan pengaruh kepada orang lain baik individu, kelompok, atau masyarakat. Edukasi menjadi istilah penting yang perlu dipahami oleh setiap orang, pasalnya hal ini berkaitan dalam keberlangsungan hidup seseorang.

Edukasi bisa diartikan sebagai pembelajaran terkait dengan pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Edukasi juga dapat diberikan dari bimbingan orang lain maupun secara otodidak atau belajar sendiri.

Edukasi merupakan segala keadaan hal, peristiwa, kejadian, atau tentang suatu proses perubahan sikap dan tata perilaku individu atau sekelompok orang dalam usaha untuk mendewasakan pikiran dan diri melalui upaya pelatihan atau pengajaran. Edukasi menjadi salah satu proses pembelajaran dari yang tidak tahu menjadi tahu.

Dengan adanya edukasi tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan saja, melainkan yang paling penting adalah edukasi tentang moral atau adab manusia. Sebab, seberapapun pandai seseorang, jika tak memiliki adab atau berperilaku buruk maka tidak akan berguna bagi kehidupan dan tidak bisa menjadi contoh yang baik.

Untuk lebih rinci penjelasan mengenai pengertian, tujuan, dan jenis dari edukasi. Berikut ini telah dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Senin (29/8).

 

 

Pengertian edukasi.

<img style=

foto: freepik.com

 

Secara umum, edukasi adalah suatu proses pembelajaran yang dilakukan secara formal maupun non formal yang bertujuan untuk mendidik, memberikan ilmu pengetahuan, serta menambah dan mengembangkan potensi dalam diri manusia, kemudian dari proses tersebut dapat diwujudkan dalam tindakan serta perilaku yang lebih baik untuk kehidupan.

Berikut ini beberapa pengertian edukasi menurut para ahli, antara lain:

1. Driyarkara.

Edukasi adalah usaha dalam memberikan pegangan kepada manusia dan mengangkat yang muda agar lebih insani. Terutama, dalam menyiasati perkembangan zaman yang berjalan begitu cepat. Penting, agar manusia tetap dapat menyesuaikan sebagai peranannya.

2. MJ. Langeveld.

Edukasi adalah upaya manusia dewasa membimbing manusia yang belum dewasa kepada kedewasaan. Menurutnya juga edukasi adalah usaha menolong anak untuk melaksanakan tugas-tugas hidupnya, agar bisa mandiri, akil-balig, dan bertanggung jawab secara susila.

3. Ahmad D Marimba.

Edukasi adalah suatu bimbingan yang dilakukan secara sadar oleh pihak pendidikan, baik di perkembangan jasmani maupun rohani agar menjadi lebih baik.

4. Mubarak dan Chayatin.

Edukasi adalah proses perubahan perilaku yang dinamis, di mana perubahan tidak hanya dari segi teori dan prosedur dari orang ke orang lain, melainkan juga perubahan terjadi karena menimbulkan kesadaran dari dalam individu, kelompok, atau masyarakat itu sendiri.

5. Fitriani (2011).

Edukasi sebagai pendidikan yang diperoleh melalui belajar, dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak tahu mengatasinya sampai tahu solusinya.

6. Notoatmodjo (2012).

Edukasi adalah kegiatan atau usaha menyampaikan pesan kepada masyarakat, individu maupun kelompok. Dimana pesan tersebut bertujuan untuk memberikan informasi yang lebih baik.

 

Tujuan edukasi.

<img style=

foto: freepik.com

 

Edukasi memiliki beberapa tujuan, di antaranya sebagai berikut.

1. Edukasi dapat meningkatkan kecerdasan.

2. Edukasi dapat memberikan seseorang kemampuan untuk mengontrol diri.

3. Edukasi dapat mendidik manusia menjadi lebih baik dalam bidang yang ditekuni.

4. Dengan adanya edukasi, manusia akan bertambah kreativitasnya dalam hal yang dipelajari.

5. Edukasi dapat mengubah kepribadian manusia yang kurang baik supaya memiliki akhlak yang terpuji.

6. Adanya edukasi dapat meningkatkan keterampilan seseorang.

Jenis edukasi.

<img style=

foto: freepik.com

 

Setelah mengetahui pengertian dan tujuan dari edukasi, berikut ini penjelasan mengenai jenis-jenis edukasi.

1. Edukasi formal.

Edukasi formal yaitu proses pembelajaran yang umum dilakukan di sekolah dan terdapat peraturan yang berlaku serta harus ditaati ketika sedang mengikuti proses pembelajaran. Di Indonesia pendidikan formal yang bisa ditempuh oleh setiap individu mulai dari jenjang SD, SMP, dan SMA, hingga pendidikan tinggi.

2. Edukasi non formal.

Edukasi non formal ini biasanya ditemukan di lingkungan tempat tinggal, seperti halnya tempat pendidikan baca tulis Alquran, kursus atau bimbingan terkait dengan kemampuan, kursus musik, kursus bahasa asing, kursus mobil, dan lain sebagainya.

3. Edukasi informal.

Jenis edukasi selanjutnya yaitu edukasi informal, merupakan jalur pendidikan yang terdapat di keluarga dan lingkungan. Dalam edukasi informal terdapat proses pembelajaran secara mandiri dan dilakukan atas dasar kesadaran serta tanggung jawab yang dimiliki. Hasil dari edukasi informal ini seperti, anak harus dididik dari lahir hingga dewasa, yang mana pendidikan awal dimulai dari keluarga. Karena keluarga merupakan tahap edukasi yang sangat penting.

 

Sumber: Ilyas, dkk. Saling Jaga Asa Kala Pandemi. Penerbit IAIN Parepare Nusantara Press.