Brilio.net - Bulan Ramadhan akan segera datang. Sebagai bulan suci, seluruh umat Islam di dunia berbahagia menyambutnya. Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia karena di bulan ini, Alquran diturunkan dan umat Islam melaksanakan puasa Ramadhan selama sebulan penuh.

Untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan, alangkah baiknya seorang muslim menyambutnya dengan bacaan-bacaan doa. Bukan hanya sebagai bentuk syukur dan sukacita karena dipertemukan kembali dengan bulan Ramadan, tetapi agar keberkahan selalu menyertai.

Maka dari itu, sebelum melakukan amalan-amalan bulan Ramadhan, ada baiknya bagi umat muslim membaca doa menyambut Ramadhan. Dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (8/4), hal tersebut dianjurkan karena puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan, seperti dalam surat Al-Baqarah ayat 183, Allah berfirman:

Doa menyambut bulan Ramadhan © 2021 brilio.net

"Yaa ayyuhallaziina aamanu kutiba 'alaikumus-siyaamu kamaa kutiba 'alallaziina ming qablikum la'allakum tattaqun."

Loading...

Artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Doa menyambut bulan Ramadhan berdasarkan hadist.

Doa menyambut bulan Ramadhan © 2021 brilio.net

foto: freepik.com

Untuk menyempurnakan bulan Ramadhan, berbagai doa baik dipanjatkan agar bulan Ramadhan yang kita jalani mendapat banyak pahala dalam setiap amalan yang kita kerjakan. Berdasarkan hadist riwayat Imam At-Thabarani dan Imam Ad-Dailami, berikut bacaan doa menyambut bulan suci Ramadan yang diamalkan oleh Rasulullah SAW:

Doa menyambut bulan Ramadhan © 2021 brilio.net

"Allahumma sallimni ila Ramadan, wa sallim li Ramadhan, wa tslimhu minni mutaqabbala."

Artinya:

"Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan."

Selain itu, Rasulullah juga membaca doa saat melihat hilal atau tanda awal bulan Ramadhan:

Doa menyambut bulan Ramadhan © 2021 brilio.net

"Hilaalu rusydin wa khairin (2 kali), aamantu bil ladzii khalaqaka."

Artinya:

"Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (wahai bulan)."

Doa tersebut dianjurkan untuk dibaca ketika melihat hilal atau tanda bulan sabit yang terlihat tipis menandakan mulainya bulan baru setelah bulan Sya'ban, yakni bulan Ramadhan.

Doa menyambut bulan Ramadhan berdasarkan Alquran.

Doa menyambut bulan Ramadhan © 2021 brilio.net

foto: freepik.com

Selain berdasarkan hadist, ada pula beberapa ayat Alquran yang bisa dibaca sebagai doa menyambut datangnya bulan Ramadhan, yakni sebagai berikut.

1. Surat Yunus ayat 58.

Dalam surat ini, Allah berfirman bahwa pada bulan Ramadhan, rahmat dan karunia Allah bertebaran untuk setiap umatnya. Karunia dan rahmat Allah jauh lebih baik dari segala hal yang berhubungan dengan duniawi yang bersifat sementara sedangkan amal kebaikan memiliki nilai sebagai bekal hidup di akhirat nanti.

Doa menyambut bulan Ramadhan © 2021 brilio.net

"Qul bifadlillaahi wa birahmatihii fa bizaalika falyafrahu, huwa khairum mimmaa yajma'un."

Artinya:

Katakanlah: "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan."

2. Surat Al-Baqarah ayat 185.

Dalam surat Al Baqarah ayat 7, Allah memberikan penjelasan bahwa setiap manusia yang diberi kesempatan untuk merasakan bulan Ramadhan, memiliki kewajiban untuk menjalankan ibadah puasa. Dengan surat tersebut, Allah mengingatkan agar manusia memiliki persiapan untuk menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Doa menyambut bulan Ramadhan © 2021 brilio.net

"Syahru ramadaanallazii unzila fiihil-qur'aanu hudal lin-naasi wa bayyinaatim minal-hudaa wal-furqaan, fa man syahida mingkumusy-syahra falyasum-h, wa mang kaana mariidan au 'alaa safarin fa 'iddatum min ayyaamin ukhar, yuriidullaahu bikumul-yusra wa laa yuriidu bikumul-'usra wa litukmilul-'iddata wa litukabbirullaaha 'alaa maa hadaakum wa la'allakum tasykurun."

Artinya:

"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."

Amalan menyambut bulan Ramadhan.

Doa menyambut bulan Ramadhan © 2021 brilio.net

foto: freepik.com

Selain membaca doa untuk menyambut bulan Ramadhan, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan oleh umat muslim untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Beberapa amalan yang bisa dilakukan yakni sebagai berikut.

1. Membayar hutang puasa.

Jelang bulan puasa, pastikan kita tidak memiliki hutang puasa Ramadhan tahun lalu. Biasanya, yang memiliki hutang puasa yakni kaum wanita karena mereka dilarang berpuasa ketika haid. Untuk mengganti puasa tersebut, seseorang wajib menjalankan puasa qadha. Puasa qadha wajib dilaksanakan sebanyak hari puasa yang telah ditinggalkan saat Ramadhan.

Namun, jika seseorang tidak mampu membayarnya dengan puasa qadha, maka bisa menggantinya dengan membayar fidyah atau memberi makan orang miskin sebanyak hutang puasa yang ia tinggalkan.

Ketentuan membayar hutang puasa Ramadhan, tertulis dalam surat Al-Baqarah ayat 184, yang mana Allah berfirman sebagai berikut:

Doa menyambut bulan Ramadhan © 2021 brilio.net

"Ayyaamam ma'dudaat, fa mang kaana mingkum mariidan au 'alaa safarin fa 'iddatum min ayyaamin ukhar, wa 'alallaziina yutiiqunahu fidyatun ta'aamu miskiin, fa man tatawwa'a khairan fa huwa khairul lah, wa an tasumu khairul lakum ing kuntum ta'lamun."

Artinya:

"(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

2. Puasa sunah di bulan Sya'ban.

Jika hutang puasa sudah terbayarkan, seseorang dapat menjalankan puasa sunah di bulan Sya'ban, atau bulan sebelum Ramadhan tiba. Namun biasanya satu atau dua hari menjelang masuknya bulan Ramadhan umat muslim dilarang menunaikan puasa sunah, kecuali bagi mereka yang sudah membiasakannya. Seperti dalam sebuah hadist, Rasulullah bersabda:

"Jangan kamu dahului Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari, kecuali bagi seseorang yang memuaskan puasa tertentu, maka ia boleh meneruskan puasanya." (Hadits Shahih, riwayat Bukhari: 1781 dan Muslim: 1812)