Brilio.net - Broken home adalah kondisi keluarga yang tidak utuh. Arti broken home menggambarkan ketidakharmonisan, tidak rukun, dan sering terjadinya keributan dalam keluarga. Hal inilah yang menjadi broken home dapat berdampak pada seorang anak.

Terjadinya broken home bisa disebabkan oleh berbagai macam, seperti halnya pertengkaran, perceraian, hingga kekerasan dalam rumah tangga. Menghadapi kenyataan bahwa keluarga broken home tentunya tidak mudah. Apabila orang tua yang sering bertengkar hingga adanya kekerasan, dapat menyebabkan kondisi psikologis anak terganggu.

Broken home juga kerap ditandai dengan adanya perpisahan dalam rumah tangga. Biasanya suami dan istri terpisah karena mengalami perceraian atau salah satu orang tua meninggal. Karena istilah broken home akrab diartikan sebagai keadaan rumah yang tidak kondusif.

Lebih lanjut, berikut ini penyebab, dampak, dan cara mengatasi broken home, dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Rabu (22/6).