Brilio.net - Di bumi banyak sekali jenis tanaman yang memiliki fungsi dan keunggulan tersendiri. Salah satunya adalah tanaman ular, dalam bahasa latin Sansevieria trifasciata atau sering disebut sebagai lidah mertua.

Dari segi karakteristik, lidah mertua memiliki daun yang keras seperti sukulen, tegak dengan kombinasi warna yang unik, dan ujungnya meruncing. Oleh karena itu tanaman lidah mertua menjadi pilihan menarik yang memberikan kesan asri dan segar.

Tanaman lidah mertua menjadi tanaman yang populer di setiap rumah. Tanaman ini dipelihara banyak orang karena bentuknya yang cantik dan mudah dalam perawatannya. Tak hanya itu, tanaman ini memiliki berbagai macam manfaat.

Meletakkan lidah mertua di dalam rumah atau kantor dipercaya bisa menyerap bahan beracun seperti karbon dioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene yang kurang baik untuk tubuh manusia.

Berikut 10 manfaat menanam lidah mertua seperti brilio.net lansir dari tenbenefit.com dan sumber lainnya pada Sabtu (5/12).

Loading...

1. Pembersih udara alami.

Manfaat menanam lidah mertua © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Kemampuan yang lebih baik untuk memurnikan udara dari pada kebanyakan tanaman dalam ruangan lainnya membuat tanaman lidah mertua menjadi pilihan yang sangat baik untuk orang yang sadar kesehatan. Tanaman lidah mertua menyerap karbon monoksida dalam jumlah banyak serta menyaring racun lain dari udara seperti benzene, xilena, trichloroethylene, dan formaldehyde.

2. Menghilangkan racun.

Manfaat menanam lidah mertua © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Lidah mertua dipercaya mampu menyerap berbagai racun seperti formaldehyde, benzene, dan trichloroethylene. Tanaman ini cocok kamu letakkan di dalam kamar. Keunggulannya yaitu bisa menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen di malam hari. Kamu bisa meletakkan Lidah mertua di dekat area yang terkena cahaya. Kemudian rutinlah untuk memberinya air ketika tanaman sudah mulai kering.

3. Menyerap radiasi.

Selain bisa menghilangkan racun, lidah mertua juga mampu menyerap radiasi. Radiasi biasa ditemukan pada produk elektronik seperti komputer, televisi, dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan manfaatnya, kamu bisa meletakkan lidah mertua di dekat barang-barang elektronik. Selain menyerap radiasi, lidah mertua juga cukup estetik buat jadi dekorasi rumah, kan?

4. Pemasok oksigen.

Sebuah laporan teoritis yang diterbitkan di Universitas Harvard menunjukkan bahwa lidah mertua atau Sansevieria adalah salah satu tanaman hias yang paling banyak memberi oksigen dan manfaat kesehatannya bagi manusia. Tanaman lidah mertua secara efisien menyerap racun dan melepaskan oksigen ke lingkungan. Tanaman ini juga dapat melepaskan kelembapan di udara dan mengurangi risiko alergi di udara secara efektif.

5. Mengurangi Sick Building Syndrome.

Manfaat menanam lidah mertua © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Sick Building Syndrome (SBS) disebabkan karena buruknya sistem pemanas, ventilasi, dan AC. Selain itu, ruangan penuh dengan orang-orang yang mengandung karbon dioksida dan nikotin juga bisa menjadi penyebab SBS ini.

Gejala yang biasa dirasakan adalah sakit kepala, iritasi mata, hidung, tenggorokan, rasa lelah, dan mual. Untuk mengatasinya, kamu bisa meletakkan lidah mertua di sudut ruangan atau rumahmu. Lidah mertua memiliki peran untuk menyerap polutan, sehingga bisa membantu mengatasi gejala Sick Building Syndrome.

6. Tanaman antikanker.

Manfaat menanam lidah mertua © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Kemampuan lidah mertua dalam menyerap dan menyingkirkan lingkungan dari polutan udara beracun dan agen penyebab kanker seperti benzene, formaldehyde, xilena, dan toluena menjadikannya pilihan yang efektif untuk mengobati dan mencegah penyakit mematikan seperti kanker.

7. Efektif menyerap karbon dioksida.

Manfaat menanam lidah mertua © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Environmental Health Perspectives menemukan bahwa CO2 memiliki dampak nyata terhadap manusia. Orang yang menghirup lebih banyak karbon dioksida di rumah, tempat kerja dan lainnya cenderung terpengaruh terhadap penurunan keterampilan kognitif dan produktivitas, serta sering merasa pusing dan mual. Sebanyak empat sampai lima tanaman lidah mertua setinggi 60-80 centimeter (cm) bisa mengurangi kadar CO2 secara signifikan.

8. Menangkal alergi.

Manfaat menanam lidah mertua © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Tanaman yang melepaskan oksigen, mengurangi CO2 dan menyerap senyawa organik yang mudah menguap yang berbahaya pasti dapat mengurangi kemungkinan alergi di udara. Hal ini juga berlaku pada lidah mertua. Jika kamu telah menggunakan purifier, cobalah gunakan juga tanaman ini di ruangan agar lebih baik lagi dalam menangkal alergi.

9. Sebagai aromaterapi.

Manfaat menanam lidah mertua © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Selain menjadi pengharum ruangan alami, lidah mertua juga bisa dijadikan sebagai aromaterapi. Hal ini dikarenakan adanya bunga pada lidah mertua yang mekar setiap sore hari. Bunga inilah yang akan mengeluarkan aroma khas yang menenangkan. Maka enggak heran, beberapa orang kerap menjadikan lidah mertua sebagai aromaterapi yang dinilai ampuh mengurangi dan meredakan stres.

10. Mengatasi bau tak sedap.

Selain menangkal polusi, lidah mertua juga ampuh dalam mengatasi bau tak sedap dalam ruangan. Agar lebih efektif, coba potong daun lidah mertua dan letakkan di dekat sumber bau.