Brilio.net - Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang harus bertahan menghadapi krisis ekonomi. Bahkan, seorang anggota TNI pun tetap memutar otak untuk mencari tambahan penghasilan. Seperti yang dikisahkan oleh Kopda Manuel Maresyembun, anggota TNI yang kini rela menjadi sopir angkot.

Dilansir brilio.net dari Liputan6.com pada Kamis (7/10), TNI Kodim 1417 Kendari ini menceritakan bahwa ia menjadi sopir angkot saat jam kantor sudah berakhir. Sebelumnya, ia pernah menjadi driver Kepala Staf Kodim 1417 Kendari, lalu menjadi sopir di Bandara Udara Halu Oleo Kendari.

"Kalau sudah waktunya pulang, langsung gas cari penumpang. Begini lah sejak 2 tahun lalu," ujar pria asal Maluku ini.

Rekan sesama sopir angkot, belum banyak yang tahu jika ia merupakan anggota TNI.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

TNI jadi supir © 2021 brilio.net

foto: Liputan6/Ahmad Akbar Fua

Sementara itu, mobil yang digunakannya untuk mengangkut penumpang juga masih dicicil. Jumlah cicilan mobilnya, sekitar Rp 3 juta per bulan.

Diakui Kopda Manuel, penghasilannya sebagai sopir cukup membantu keluarga. Jika sedang ramai, biasanya ia mendapkan penghasilan hingga Rp 500 ribu per minggu.

"Dalam seminggu, saya bisa dapat Rp 500 ribu. Mengingat tugas saya sebagai anggota TNI, saya hanya perlu satu kali mengantar setiap hari," tambahnya.

Gajinya sebagai anggota TNI diberikan kepada istri. Sedangkan untuk jajan dan keperluan lain, didapat dari kerjaannya sebagai sopir. Ia mengaku bersyukur dan tak malu menjadi sopir.

"Ya, cukup terbantu lah. Meskipun kadang sulit dapat penumpang, tapi di tengah pandemi ini harus banyak-banyak bersyukur," ujarnya,

Dandim 1417 Kendari Kolonel Kav Agus Waluyo juga telah mengizinkan bahkan mengapresiasi anggota TNI yang mau bekerja keras menghidupi keluarga dengan cara-cara kreatif dan positif. Terlebih Kopda Manuel tetap menjalankan aktivitasnya sebagai TNI dengan profesional.

"Jika ada perintah atasan, maka utamakan perintah atasan. Selama tidak melanggar dan menghalangi aturan dan jadwal kedinasan, maka lakukan yang terbaik," pesan Agus Waluyo.

(brl/guf)