×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Polri sebut massa dari luar Jakarta yang pertama lakukan provokasi

View Image

0

BRILIO » Serius

Polri sebut massa dari luar Jakarta yang pertama lakukan provokasi

foto: merdeka.com - liputan6

Massa dari luar Jakarta itu jadi penyebab bentrokan massa dengan aparat di depan gedung Bawaslu

22 / 05 / 2019 10:01

Brilio.net - Aksi massa menuntut kecurangan Pilpres 2019 di depan gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menjadi ricuh sejak Selasa (21/5). Bentrokan aparat dengan massa yang masih bertahan di lokasi tak bisa dihindarkan.

Usai dipukul mundur massa melawan petugas di Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebagian massa tetap melawan dengan melempar batu, botol dan petasan. Aksi massa kemudian berlanjut ke Jalan KS Tubun, Slipi, Jakarta Barat.

Dikutip dari merdeka.com, asrama Brimob diketahui juga tak luput dari serangan massa. Mobil di sekitar lokasi juga dibakar. Polisi pun sudah mengidentifikasi pihak-pihak yang menjadi provokator dalam kericuhan tersebut.

"Dari luar Jakarta pertama kali lakukan provokasi. Aparat di lapangan sudah identifikasi," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat wawancara dengan Kompas TV, Rabu (22/5) pagi.

Namun Dedi tidak merinci dari daerah dan kelompok mana massa itu berasal. Menurutnya, mereka sengaja memancing amarah massa untuk bentrok dengan petugas. "Pihak ketiga coba bermain," tandasnya.

Loading...

Saat ini polisi, TNI dan pemadam kebakaran masih berada di sekitar KS Tubun dan Petamburan, Jakarta Pusat. Massa masih bertahan mesti sudah diminta menyerah oleh aparat.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more