Dunia maya sempat dihebohkan dengan video interogasi seorang pedagang es kue di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/1/2026). Kecurigaan muncul karena tekstur es dianggap tidak lazim dan berbusa saat diperas, hingga muncul tudingan bahwa jajanan tersebut berbahan spons cuci atau polyurethane foam.

es kue spons viral berbagai sumber

foto: Instagram/@balewartawanjakpus10

Setelah melalui pemeriksaan ketat, pihak kepolisian memastikan bahwa tudingan tersebut tidak terbukti dan merupakan kesalahpahaman. Langkah cepat diambil untuk menjamin keamanan pangan sekaligus memberikan keadilan bagi pedagang kecil yang terdampak isu negatif tersebut.

Hasil Uji Lab dan Permohonan Maaf Aparat

Berdasarkan pemeriksaan Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya, es kue, es gabus, hingga meses yang dijual Sudrajat, si penjual, dinyatakan layak konsumsi dan bebas zat berbahaya.

Menanggapi kekeliruan diagnosis awal di lapangan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Aiptu Ikhwan Mulyadi, secara terbuka memohon maaf dan mengakui pihaknya terlalu cepat mengambil kesimpulan tanpa menunggu hasil ilmiah.

"Kami di lapangan telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang seperti Dinas Kesehatan, Dokpol, maupun Labfor Polri," kata Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Polres Metro Jakarta Pusat Aiptu Ikhwan Mulyadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/1/2026), dikutip brilio.net dari Liputan6.

Alasan Tuduhan

Dalam video klarifikasi yang diunggah Polres Metro Jakarta Pusat, Ikhwan menambahkan alasan sampai bisa ada tuduhan es kue spons.

"Niat kami semata-mata untuk mengedukasi agar tidak ada konsumen yang dirugikan dan memastikan masyarakat merasa aman dalam membeli makanan di lingkungannya," tutur Ikhwan dalam video, dikutip dari Instagram @polresmetrojakartapusat.

Sebagai bentuk empati, Polres Metro Jakarta Pusat juga mengganti seluruh kerugian uang dagangan yang sempat disita untuk keperluan sampel. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melaporkan dugaan pelanggaran melalui jalur resmi seperti Call Center 110 daripada langsung memviralkan informasi yang belum tentu benar.

Apa Itu Es Gabus? Mengenal Tekstur dan Bahan Dasarnya

Es gabus atau es kue adalah jajanan tradisional yang memiliki karakteristik unik, yakni padat namun empuk saat digigit menyerupai gabus. Tekstur berserat dan sensasi "berbusa" saat ditekan ini sebenarnya berasal dari penggunaan tepung hunkwe yang dimasak dengan santan, bukan berasal dari bahan sintetis seperti busa kasur.

Tepung hunkwe yang terbuat dari pati kacang hijau memberikan hasil akhir yang kenyal dan padat. Saat dibekukan, kristal es yang terperangkap dalam struktur pati hunkwe menciptakan tekstur unik yang bagi sebagian orang yang tidak mengenalnya mungkin terlihat mencurigakan seperti spons.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Mengapa es gabus disebut bisa meleleh dan berbusa saat diperas?

Kandungan pati hunkwe yang memerangkap air dan udara akan melepaskan cairan saat ditekan atau dibakar, sehingga menciptakan efek seperti busa yang sebenarnya adalah sisa santan dan adonan kenyal.

2. Apa itu Polyurethane Foam yang dituduhkan pada pedagang?

Polyurethane Foam (PU Foam) adalah material kimia yang digunakan untuk busa kasur atau isolasi bangunan; bahan ini sangat beracun jika tertelan dan tidak mungkin dijadikan bahan makanan.

3. Bagaimana polisi menindaklanjuti lokasi pembuatan es tersebut?

Penyidik Krimsus telah menelusuri lokasi pembuatan di Depok dan mengonfirmasi tidak ditemukan penggunaan bahan spons atau alat produksi yang mencurigakan.

4. Bagaimana prosedur pelaporan jika menemukan makanan mencurigakan?

Masyarakat disarankan melapor melalui Call Center 110 agar petugas berwenang bisa melakukan pengecekan resmi bersama dinas kesehatan tanpa menimbulkan kegaduhan.

5. Apa fungsi tepung hunkwe dalam pembuatan jajanan jadul?

Tepung hunkwe berfungsi sebagai pengental dan pembentuk tekstur kenyal yang khas pada berbagai kue tradisional, termasuk es gabus dan cendol.