×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Kematian Harimau Sumatera karena penyakit

View Image

0

BRILIO » Serius

Kematian Harimau Sumatera karena penyakit

Ilustrasi harimau.

Sebelumnya beredar banyak praduga.

19 / 07 / 2016

Brilio.net - Dokter hewan di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Tri Nola Mayasari menyatakan, kematian anak harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) beberapa waktu lalu disebabkan oleh penyakit.

Ia menyebutkan, anak harimau betina didiagnosa menderita komplikasi penyakit jantung koroner dan enteritis akut atau radang saluran pencernaan, sedangkan anak harimau jantan menderita enteritis akut.

"Dari hasil pembedahan atau nekropsi, ditemukan gumpalan lemak pada bagian jantung harimau betina. Hal tersebut seharusnya tidak terjadi jika memperhatikan asupan makanan, aktivitas di kandang dan bobot tubuh harimau," katanya sebagaimana dilansir brilio.net dari Antara.

Kemudian pada bagian organ pencernaan kedua anak harimau itu, ditemukan hemoragi atau luka seperti pada lambung dan usus akibat gesekan berlebih pada dinding organ tersebut.

Lalu organ paru-paru juga bermasalah karena ditemukan adanya gelembung, warna tidak sama serta ditemukan pula hemoragi. Hemoragi juga terdapat pada limpa dan hati kedua satwa itu.

Loading...

"Ada tiga organ penting makhluk hidup, yakni jantung, paru-paru dan otak, bila salah satu sudah bermasalah maka akan membawa dampak pada organ lainnya," ujarnya.

Anak harimau betina mati pada 30 Juni 2016 sekitar pukul 15.00 WIB sedangkan anak harimau jantan mati pada 1 Juni 2016 di waktu yang sama setelah mendapat perawatan lebih lanjut di Puskeswan Bukittinggi.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    67%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    33%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more