Brilio.net - Sejak dipastikan jatuh pada Senin (29/10), pencarian dan evakuasi terhadap pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Karawang terus dilakukan. Hingga Kamis (1/11) pagi, total 56 kantong jenazah berhasil di angkat oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada DVI Polri.

Dari sekian kantong jenazah yang berhasil dikumpulkan, salah satunya berhasil teridentifikasi pada Rabu (31/10). Kabar ini disampaikan oleh Kapus Inavis Bareskrim Polri Brigjen Hudi Suryanto melalui konferensi pers. Jenazah teridentifikasi berjenis kelamin perempuan atas nama Jannatun Cintya Dewi.

Identifikasi jenazah Jannatun dilakukan dengan metode pencocokan sidik jari dan didukung dengan data antemortem yang diberikan oleh pihak keluarga. Jannatun merupakan penumpang Lion Air yang berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Perempuan 24 tahun tersebut merupakan alumni Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya angkatan 2011. Jenazahnya kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

jannatun cintya dewi © 2018 berbagai sumber

Loading...

foto: liputan6.com

Jadi korban jatuhnya pesawat Lion Air yang pertama teridentifikasi, Jannatun Cintya Dewi merupakan sosok yang berjiwa sosial tinggi. Menurut kesaksian sahabat, Jannatun yang bekerja di Kementerian ESDM tersebut adalah seseorang yang cerdas. Dirinya juga selalu aktif berkomunikasi dengan para sahabat.

"Dia juga selalu aktif berkomunikasi dengan teman-temannya, meski kamu sudah lama tidak bertemu karena dia pindah kerjaan," kata Nanda, salah seorang sahabat, seperti dikutip brilio.net dari antara Kamis (1/11).

Nanda yang merupakan sahabat Jannatun sejak sebelum bekerja di Kemeterian ESDM juga menyebut, Jannatun merupakan teman yang sangat baik. Bahkan meski bekerja di instansi pemerintahan, Jannatun tidak pernah melupakan teman-temannya. Justru Jannatun tidak pernah lupa untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada para sahabat.

"Lalu dia ikut CPNS dan keterima di Kementerian ESDM, tapi dia tidak melupakan teman-temannya, dia selalu mengingat dan mengucapkan selamat ulang tahun pada teman yang berulang tahun," tambah Nanda.

Jannatun merupakan sosok yang cerdas di mata keluarganya. Dirinya selalu mendapatkan beasiswa selama menempuh pendidikan. Bahkan, Jannatun menempuh masa SMA-nya dengan waktu dua tahun.

Terkait korban jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP tersebut, tim DVI Polri hingga saat ini masih melaksanakan proses identifikasi forensik maupun tes DNA.