Brilio.net - Ribuan anak muda memadati Menara Mandiri, di bilangan Senayan, Jakarta, Rabu (3/7). Mereka sengaja datang ke tempat itu untuk menghadiri konferensi teknologi yang digelar Tech in Asia. Wajar sih jika banyak anak muda datang ke acara bertajuk Tech in Asia Product Development Conference 2019 (TIA PDC 2019) itu. Maklum, saat ini banyak anak muda bergelut di dunia start up yang nggak jauh-jauh dari urusan teknologi. Sebagai gambaran, dari peserta yang hadir, 54 persen merupakan pegiat startup, 34 persen korporasi, dan sisanya berasal dari instansi pemerintahan.

Apalagi konferensi kali ini menyajikan topik menarik untuk khusus teknologi dan pengembangan produk. Oh iya, sebagai informasi nih, sebagai platform online terbesar bagi komunitas teknologi di Asia, Tech in Asia rutin mengadakan konferensi pengembangan produk sejak tahun 2017.

Tech in Asia © 2019 brilio.net

“Tech in Asia mengadakan PDC di Indonesia untuk membantu local tech talent meningkatkan skill, khususnya di product development. Sehingga mereka bisa membangun produk yang solutif, scalable, dan kompetitif,” ujar Conference Content Lead TIA PDC 2019, Meirissa Farah Fhonna.

Sedikitnya dalam konferensi tahun ini terdaftar 2.500 peserta. Serunya lagi, acara ini menghadirkan 70 praktisi dari berbagai industri teknologi sebagai pembicara dengan total 60 sesi content stage. Tentu saja pengalaman dan kisah sukses mereka menjadi incaran para anak muda yang haus pengetahuan dalam pengembangan produk berbasis teknologi. Apalagi seluruh pembicara berbagi insight seputar pengalaman mengembangkan produk hingga tren industri teknologi terkini.

Loading...

Tech in Asia © 2019 brilio.net

Pembicara yang hadir di antaranya Vice President of Product Design Bukalapak, Yoel Sumitro, Product Manager GO-JEK, Bahni Mahariasha, Product Lead Payment Experience DANA, Aries Dwiartanto, Software Development Manager PayPal, Andrew Gregovic, Assistant Vice President of Product Tokopedia, Vincent Tjendra dan masih banyak lagi.

Dalam konferensi ini, ada sembilan track menarik yang menjadi perhatian yakni Product Management, User Experience, Product Design, Product Leadership, Product Marketing, Technology in Focus, Data & Analytics, Infrastructure, dan Engineering. Kesembilan track tersebut, terbagi ke dalam empat content stage yakni Main Stage, Kapuas Stage, Mahakam Stage, dan Barito Stage.

Tech in Asia © 2019 brilio.net

Selain empat content stage tersebut, TIA PDC 2019 juga menghadirkan segmen menarik yaitu Technology Exhibition dan Flash Talk. Pada segmen Technology Exhibition, Tech in Asia memberikan kesempatan kepada beberapa perusahaan sponsor untuk memamerkan produk mereka yang inovatif dan berteknologi tinggi.

Sementara Flash Talk, menghadirkan sesi tanya jawab secara singkat dengan beberapa praktisi. Sesi ini nantinya dikemas dalam bentuk video yang bisa diakses para peserta.

Tech in Asia © 2019 brilio.net

Antusiasme peserta juga tampak pada hari kedua penyelenggaraan. Conference Content Lead TIA PDC 2019, Annisa Muliasari, mengatakan, tingginya antusiasme penggiat produk terlihat dari peningkatan jumlah peserta pada tahun sebelumnya, yang berjumlah 2.000 peserta.

“Tahun ini, jumlah pesertanya meningkat hingga 2.500. Ini menunjukkan bahwa penggiat menyadari betapa pentingnya mengembangkan produk sesuai dengan kebutuhan pengguna. Besarnya antusiasme juga terlihat dari penjualan tiket yang sudah habis sejak dua minggu sebelum acara,” ucap Annisa.

Tech in Asia © 2019 brilio.net

Main Stage menjadi panggung yang paling banyak menyita perhatian peserta. Seperti di hari pertama. Hampir sebagian besar peserta terlihat memadati panggung untuk menyimak sesi dari Chief Product Officer OVO, Albert Lucius, yang membawakan track Product Design dengan topik Building Product with Massive Fragmented Variables and Facets, serta sesi dari CEO Bukalapak Achmad Zaky yang berbicara tentang A Flashback Story: Bukalapak’s Product Journey.

Para peserta juga berkesempatan untuk mengikuti rekrutmen dan menghadiri pameran teknologi yang diadakan beberapa perusahaan sponsor, seperti Kata.ai, InstaMac, Tokopedia, Tunaiku, Nodeflux, serta Netcore.

Tech in Asia © 2019 brilio.net

Selain meramaikan panggung TIA PDC 2019, para peserta juga aktif dan antusias dalam menggunakan aplikasi TIA PDC’19. Mereka bisa saling berinteraksi, menandai sesi dan content stage, hingga mendapatkan update terkini dari TIA PDC 2019.

TIA PDC 2019 diharapkan dapat membantu para penggiat produk agar mampu membuat produk yang mampu melayani kebutuhan pasar dengan dukungan teknologi. Selain itu, Tech in Asia juga berharap agar konferensi ini mampu mendorong produk digital lokal untuk terus beradaptasi, sehingga dapat memfasilitasi para penggunanya dengan baik.