Brilio.net - Virus corona telah menginfeksi hampir setiap negara di dunia, termasuk di Indonesia. Data terakhir pada Jumat (16/10) ini terdapat 349.160 masyarakat Indonesia yang dinyatakan positif Covid-19 yang tersebar di 34 provinsi.

Namun di tengah lonjakan kasus pada sejumlah daerah, ternyata masih ada daerah di Indonesia yang hingga kini masih bebas dari kasus positif Covid-19. Lokasi yang dimaksud adalah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang berada di Sulawesi Utara

Bupati Sitaro, Evangelian Sasingen membagi rahasia bagaimana menjaga wilayahnya tetap bebas Covid-19. Ia mengungkap sudah mengambil langkah antisipasi dan sosialisasi sejak awal pandemi pada Maret lalu.

"Sejak awal Maret kami sudah antisipasi, sebelum Presiden menetapkan bahwa di Indonesia telah ada Covid-19, kami sudah mulai mensosialisasikan ke masyarakat," ujar Bupati Sitaro Evangelian dalam diskusi yang diselenggarakan Satgas Penanganan Covid-19 di Graha BNPB di Jakarta, Kamis (15/10) seperti dilansir brilio.net dari Antara.

sitaro bebas covid Berbagai Sumber

foto: Merdeka.com

 


Langkah pertama dilakukan dengan sosialisasi lewat rumah-rumah ibadah dan tokoh masyarakat. Hal ini bertujuan agar penyaluran informasi bisa sampai dengan baik dan menyeluruh.

Usai kasus pertama positif Covid-19 muncul, Evangelian juga bergegas membentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di tingkat kabupaten sampai ke tingkat kampung-kampung. Akses masuk ke daerah itu lewat kota Manado juga langsung dibatasi.

Kemudian pemerintah daerah membangun rumah isolasi di tingkat desa sampai kabupaten untuk para pengunjung yang datang dari luar. Siapapun yang masuk ke Sitaro juga diharuskan melakukan isolasi selama dua pekan sebelum bisa kembali di rumah.

Meski kasus positif sempat muncul lewat klaster pasar beberapa bulan lalu, daerah itu kini berstatus zona hijau yang tidak memiliki kasus aktif.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjalankan protokol kesehatan 3M seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Walaupun zero, tetapi masyarakat tetap harus patuh terhadap protokol kesehatan," tegas Evangelian.