Brilio.net - Banjir yang menimpa Kota Bandung terutama jalan Pasteur dan Pagarsih Senin (24/10) siang kemarin memang menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

Catatan buruknya adalah bencana ini menelan korban pria bernama Ade Sudrajat (30). Pria ini harus kehilangan nyawanya saat dia berniat menolong orang lain. Korban ditemukan di depan SMPN 15 Bandung dan sudah diserahkan pihak keluarga Senin (24/10) kemarin.

Di sisi lain, Bandung ternyata juga belum membentuk Badan Penanggulangan Benacana Daerah (BPBD). Menanggapi pemberitaan tersebut, Ridwan Kamil menegaskan bahwa badan tersebut akan efektif mulai Januari 2017 lewat Twitternya.

Tak mau masalah berlarut-larut, Kang emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, langsung meminta maaf ke publik melalui akun media sosial.

Banjir bandung © 2016 berbagai sumber

Loading...

Kami Mohon maaf dengan banjir pasteur/pagarsih yang terjadi. Tim DBMP juga sdh selalu standby di lokasi untuk penyurutan. Sehingga siang tadi surut dalam dua jam.

Kami juga sebenarnya sudah dan terus berupaya mengurangi banjir dgn memperbesar gorong-gorong (foto terlampir) dari tahun lalu, namun ternyata belum memadai.

Rencana ke depan, sistem tol air akan di pasang di Pasteur/Pagarsih seperti halnya yang dipasang di Gede Bage yang biasanya banjir, siang tadi tidak banjir.

Kami akan terus berupaya. Hatur Nuhun.

Banjir bandung © 2016 berbagai sumber

Netizen pun merespons positif permintaan maaf Kang Emil yang diunggah semalam. Bahkan beberapa di ataranya juga memberi informasi lokasi mana di Bandung yang masih rawan banjir.