×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
8 Kepala daerah wanita ini terciduk KPK, yang terbaru Bupati Bekasi

View Image

0

BRILIO » Serius

8 Kepala daerah wanita ini terciduk KPK, yang terbaru Bupati Bekasi

Korupsi tak mengenal gender!

16 / 10 / 2018 11:32

Brilio.net - Permasalahan korupsi di Indonesia sendiri bukanlah hal yang baru. Sudah sejak beberapa tahun terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap sejumlah kepala daerah yang terjerat korupsi maupun suap.

Dalam catatan KPK sejak 2004 lalu, setidaknya ada kurang lebih 99 kepala daerah yang terseret KPK. Mulai dari Gubernur, Wali Kota, maupun Bupati yang masih menjabat. Salah satunya tak sedikit pula berupa kasus operasi tangkap tangan (OTT).

Tak mengenal gender, beberapa dari tersangka tersebut bahkan merupakan seorang wanita. Berikut brilio.net rangkum dari berbagai sumber nama-nama kepala daerah wanita yang terjerat OTT, Selasa (16/10).

1. Vonnie Anneke Panambunan - Bupati Minahasa Utara

Loading...

foto: gomanado.com

Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan terjerat kasus dugaan korupsi proyek studi kelayakan pembangunan Bandar Udara Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada tahun 2007 lalu

2. Siti Masitha - Wali Kota Tegal.

wanita kepala daerah korupsi berbagai sumber

foto: merdeka

Tim Satgas KPK telah melakukan operasi tangkap tangan kepada Siti Masitha yang merupakan Wali Kota Tegal, Selasa (29/8/17) silam. Pemimpin yang menjabat sejak 2013 itu diduga tersandung kasus dugaan suap perizinan infrastruktur di salah satu rumah sakit di Tegal.

3. Sri Hartini - Bupati Klaten.

foto: merdeka

KPK berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Sri Hartini, Bupati Klaten, Jawa Tengah, Jumat (30/12/16). Sri Hartini ditangkap bersamaan dengan tujuh orang lainnya, yakni empat orang pengawai negeri sipil yakni SUL (Suramlan), NP (Nina Puspitarini), BT (Bambang Teguh), dan SLT (Slamet), kemudian PW (Panca Wardhana) selaku pegawai honorer, serta SKN (Sukarno) dan SNS (Sunarso) dari swasta.

KPK melihat Sri menerima setoran dari para pengawai negeri sipil terkait dengan promosi jabatannya.

4. Imas Aryumingsih - Bupati Subang.

6 Kepala daerah wanita ini kena tangkap tangan, terbaru Bupati Bekasi © 2018 brilio.net

foto: Liputan6

KPK resmi menetapkan Bupati Subang, Imas Aryumingsih sebagai tersangka dugaan korupsi menerima hadiah atau janji terkait pengurusan perizinan di Pemkab Subang. KPK menduga Imas dan beberapa pihak lainnya menerima hadiah dari swasta atau pengusaha terkait pengurusan perizinan di lingkungan Pemkab Subang yang diajukan dua perusahaan, yaitu PT ASP dan PT PBM senilai Rp 1,4 miliar.

Pemberian suap dilakukan untuk mendapat izin membuat pabrik di Kabupaten Subang.

5. Atty Suharti - Wali Kota Cimahi

wanita kepala daerah korupsi berbagai sumber

foto: cimahikota.go.id

Wali Kota Cimahi nonaktif, Atty Suharti Tochija (AST) terjaring operasi tangkap tangan KPK. Penangkapan tersebut dilakukan pada Kamis (1/12/16) malam di kediamannya, di Jalan Sari Asih IV nomor 16, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

Atty diduga menerima suap dari dua orang pengusaha, TDB dan HSG untuk memuluskan sebuah proyek Pasar Atas Baru Cimahi. Bersama Atty, KPK mengamankan sebuah rekening dengan nilai transfer sebesar Rp 500 juta.

6. Rita Widyasari

foto: istimewa

KPK mentapkan Bupati nonaktif Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari dan Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairudin sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Mereka melakukan pencucian uang dari hasil tindak pidana korupsi dan gratifikasi dalam sejumlah proyek dan perizinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar Rp 436 miliar.

7. Ratu Atut Chosiyah - Gubernur Banten

foto: merdeka

Pada sidang pertengahan tahun 2017 lalu, mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dituntut 8 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan. Ratu Atut diyakini jaksa pada KPK melakukan korupsi dengan mengatur proses penganggaran pengadaan alat kesehatan (alkes) Banten.

8. Neneng Hassanah Yasin

5 Kepala daerah wanita ini kena tangkap tangan KPK, terbaru Bupati Bekasi © 2018 brilio.net

foto: Liputan6

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin pada Senin (15/8/2018). Ia diduga terjerat kasus dugaan suap perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    100%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more