Brilio.net - Proses distribusi kotak dan surat suara Pemilu 2019 melibatkan banyak pihak yang terlibat, mulai dari petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU), masyarakat umum, hingga pihak kepolisian. Tidak jarang mereka harus bersusah payah melewati banyak rintangan dalam menjalankan tugas tersebut.

Tak terkecuali bagi para polisi wanita atau polwan yang juga ditugaskan dalam menjaga dan mengantarkan kotak suara. Berbagai rintangan mulai dari sulitnya akses dari dan menuju tempat pemungutan suara (TPS), hingga cuaca yang tidak mendukung menjadi tantangan yang harus dilalui para polwan. Momen tersebut menjadi momen yang penuh perjuangan karena mereka melakukannya dengan penuh dedikasi tinggi.

Seperti apa perjuangan mereka? Dihimpun brilio.net dari berbagai sumber pada Sabtu (20/4), berikut 3 momen polwan yang bertugas mengawal kotak suara. Mengharukan.

1. Lewati jalan berlumpur dan terjal.

foto: Instagram/@marselinaoktavianti

Loading...

Aksi polwan bernama Marselina Oktavianti di Desa Kualan Hulu, Kabupaten Ketapan, Kalimantan Barat menyita perhatian. Momen penuh perjuangan tersebut diunggah oleh Marselina Oktavianti lewat akun Instagramnya.

Ia terlihat harus bersusah payah membantu motor-motor yang mengangkut surat suara ketika melewati jalanan berlumpur nan terjal. Desa Kualan Hulu merupakan lokasi yang sulit diakses.

2. Tertidur saat menjaga surat suara.

foto: Instagram/@polisi_wanita

Tugas mengawal pemilu nampaknya menyita banyak energi bagi para petugas keamanan. Salah satunya buat polwan satu ini. Ia terlihat kelelahan dan tertidur di samping kotak-kotak suara. Polwan bernama Sri Sumarwati ini merupakan anggota Polres Malang. Mereka bertugas mengawal TPS dari pagi hingga larut malam.

3. Naik perahu dan kehujanan.

foto: Instagram/@polrestubanterkini

Polwan yang tergabung dalam Polres Tuban, Jawa Timur ini harus bersusah payah mengantar kotak suara. Karena sulitnya akses, mereka menggunakan perahu kecil menyeberangi sungai. Kedua polisi tersebut yakni Bripda Iis dan Bripda Rohma yang harus menyusuri sungai sepanjang 3 kilometer menuju TPS di Dusun Ndermalang, Tuban. Tidak hanya itu, mereka juga terlihat susah payah menggendong kotak suara di tengah hujan gerimis.