Brilio.net - Sudah bukan rahasia lagi, menelusuri gua adalah olahraga alam bebas yang paling ekstrem. Nggak jarang saat menjelajah ke dalam perut bumi, para penjelajah harus memasuki lubang sempit, turun ke jurang curam, hingga menyelam di dalam air bawah tanah. Wajar jika olah raga ini hanya untuk mereka yang berani dengan risiko tinggi.

Memang sih, kalau lagi bernasib baik, mereka itu bisa menemukan keindahan dalam gua yang nggak semua orang bisa menyaksikannya. Tapi nggak sedikit juga lho dari mereka yang justru terjebak di dalam gua hingga menemui ajal.

Nah berikut 10 kisah mengerikan orang-orang yang terjebak di dalam gua yang berhasil dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Minggu (12/2).

1. Bencana Mossdale.

Terjebak di gua © 2017 brilio.net-foto: independent.co.uk

Loading...

John Ogden dan lima temannya terjebak pada kedalaman 3,2 kilometer di gua Mossdale, Inggris pada 1967 silam. Mereka terjebak dan tewas karena terendam air akibat hujan deras di luar gua. Jasad mereka ditemukan beberapa hari setelah peristiwa nahas itu. Mereka ditemukan di jalur sempit yang berbentuk labirin.

2. Tragedi Poganica Bay

Terjebak di gua © 2017 brilio.net-foto: Croatian Medical Journal

Pada tahun 2002, seorang penyelam pria ditemukan tewas di dalam gua bawah air pada kedalaman 54 meter di Poganica Bay, Kroasia. Saat ditemukan, di dadanya tertancap pisau selam sepanjang 30 cm. Semula pria ini diduga korban pembunuhan sesama penyelam. Setelah diselidiki, terungkap dia sengaja menikam dirinya sendiri untuk mengurangi penderitaan akibat terjebak dan tenggelam di dalam gua.

3. Hilang di Gua Sterkfontein.

Terjebak di gua © 2017 brilio.net-foto: maropeng.co.za

Peter Verhulsel bisa disebut seorang pengambil risiko. Bagaimana tidak, saat menyelam di gua Sterkfontein, Afrika Selatan pada tahun 1984, ia mengabaikan setiap pedoman keselamatan untuk menelusiri setiap jengkal gua. Akibatnya ia hilang dan terjebak sendirian. Setelah enam minggu, Verhulsel berhasil ditemukan tewas sudah menjadi tulang di sebuah pulau kecil di dalam gua. Di samping jasadnya ditemukan tulisan pesan di pasir untuk isteri dan ibunya. “Aku mencintaimu, Shirl dan Ma.”

4. Kisah pencarian Deon Dreyer

Terjebak di gua © 2017 brilio.net-foto: deepcave.com

Pada Januari 2005, Dave Shaw seorang penyelam bertekad menemukan jasad Deon Dreyer, seorang penjelajah gua yang telah hilang selama 10 tahun. Dreyer dikabarkan tewas di kedalaman 270 meter di dalam gua Bushman di Afrika Selatan. Shaw bertekad ingin membawa kembali kerangka Dreyer kepada keluarganya. Namun Shaw menemui nasib serupa, dia justru tewas di dalam gua tersebut saat berusaha membawa tulang belulang Dreyer ke permukaan.

5. Tragedi gua Nutty Putty.

Terjebak di gua © 2017 brilio.net-foto: AR15.com

Ryan Shurtz mencoba menyelamatkan rekannya, John Jones yang terjebak selama 19 jam di dalam gua Nutty Putty, Utah, Amerika Seikat pada 2010. Namun upaya penyelamatan itu gagal dan justru membuat Shurtz celaka akibat gua tersebut runtuh. Meski Shurtz selamat tapi nyawa Jones tak dapat ditolong.

6. Kisah Floyd Collins di gua kristal.

Terjebak di gua © 2017 brilio.net-foto: frontierfolk.net

Floyd Collins, pria asal Kentucky, Amerika Serikat menemukan gua kristal pada 1917. Ia pun bertekad menjelajahi setiap inchi gua tersebut. Selama delapan tahun ia menjelajahi setiap jengkal gua hingga suatu saat ia terperangkap. Collins yang berusaha keluar gua justru mengalami kecelakaan tertimpa reruntuhan batu besar. Kakinya terjepit. Upaya penyelamatan dilakukan selama 17 hari. Namun di hari ke-18, Collins menyerah dan tewas akibat terserang hipotermia, kehausan, dan kelaparan.

7. Bencana gua Creek.

Terjebak di gua © 2017 brilio.net-foto: westcoast.recollect.co-horz

Pada 1995, 17 mahasiswa Selandia Baru menjelajahi gua Creek. Sayangnya, mereka tidak menggunakan jalur yang dirancang untuk wisatawan. Mereka malah membuat jalur sendiri. Akibatnya, sebagian dinding di jalur yang mereka buat runtuh. Hanya tiga orang yang selamat, sisanya tewas.

8. Tragedi gua Pannikin Plains.

Terjebak di gua © 2017 brilio.net-foto: cavediving.net.au

Pada tahun 1988, Andrew Wight menjadi bagian dari tim yang 15 orang yang tergabung dalam tim penjelajahan salah satu gua terdalam di dunia, Pannikin Plains. Tapi saat penjelajahan dilakukan banjir besar menerjang pintu masuk gua. Banjir itu menyebabkan seluruh gua runtuh.

Seluruh anggota tim terperangkap di bawah tanah. Wight dan beberapa orang lainnya malah terjebak di lubang kecil. Wight berhasil keluar dari lubang. Dia bersama beberapa anggota tim harus berusaha selama 27 jam untuk menemukan jalan keluar dari gua itu. Wight meninggal dalam kecelakaan helikopter di New South Wales pada 4 Februari 2012.

9. Banjir di gua Nam Talu.

Terjebak di gua © 2017 brilio.net-foto: Birminghammail.co.uk

Helena Carroll sebelumnya sudah diperingatkan untuk tidak pergi ke gua Nam Talu, Thailand pada Oktober 2007. Maklum saat itu sedang musim hujan. Tapi Carroll mengabaikan peringatan itu dan pergi bersama pacarnya John Cullen. Benar saja, bencana pun datang. Gua runtuh mengakibatkan beberapa orang di dalamnya termasuk Carroll terjebak. Setelah delapan jam aksi pertolongan, Carroll menjadi satu-satunya korban selamat.

10. Bencana gua Plura.

Terjebak di gua © 2017 brilio.net-foto: Monami Agency

Kai Kankanen adalah salah satu penyelam yang mengunjungi gua Plura di Norwegia pada musim dingin, Februari 2014. Saat itu, kolam-kolam dalam gua membeku. Kankanen bersama dua rekannya, Patrik Gonqvist dan Jari Huotarinen bertekad menyelam di dalam kolam yang membeku itu.

Mereka berencana menyelam untuk keluar di sisi lain gua di dekat sebuah lereng gunung. Tapi kedua temannya tewas di lorong sempit. Mayat keduanya jadi penghalang bagi Kankanen di jalur sempit itu. Ia pun memutuskan berbalik arah tapi tidak berhasil menemukan lubang jalan masuk yang mereka buat. Dia terjebak selama 11 jam hingga akhirnya ditolong tim penyelamat.