Brilio.net - Beberapa waktu lalu video Jeje 'Slebew' yang marah-marah di Citayam Fashion Week sempat viral. Dalam video tersebut, Jeje terlihat berteriak dengan meluapkan emosinya di tengah kerumunan di daerah Dukuh Atas. Sikap Jeje yang tampak arogan tersebut menghebohkan publik dan langsung menuai kritikan dari warganet.

Pemilik nama lengkap Jasmine Laticia ini mengklarifikasi video marah-marahnya yang ia lakukan di Citayam Fashion Week. Rupanya video yang diambil pekan lalu tersebut merupakan bagian dari promosi film horor bertajuk 'Pamali'. Dalam video tersebut, Jeje murni melakukan akting, bukan untuk meneriaki kerumunan.

"Jeje di situ marah-marah soalnya adegannya memang harus akting seperti itu. Karena Jeje seakan-akan diikuti (kuntilanak) sehingga Jeje merasakan ketidaksukaan dalam diri Jeje dan jadinya marah," ungkapnya dikutip brilio.net pada Minggu (31/7) dari Antara.

Dalam press conference film 'Pamali' yang digelar Sabtu (30/7) lalu, Co-Produser Alex Gunawan ikut buka suara terkait kronologi kejadian promosi film tersebut. Alex membenarkan materi promosi untuk konten kreatif tersebut. Film tersebut menciptakan kondisi Jeje tengah diikuti hantu kuntilanak sehingga menimbulkan emosi negatif.

Jeje 'Slebew' minta maaf © berbagai sumber

foto: YouTube/Can Join

Adegan tersebut diambil oleh tim produksi di kawasan Sudirman Citayam Bojonggede dan Depok (SCBD) sebagai bagian promosi. Namun, adegan tersebut ternyata diambil oleh pengunjung di kawasan tersebut.

 

 

Tim produksi dan Jeje tidak menyangka adegan tersebut mendapat kritikan karena dinilai sebagai kemarahan kepada pengunjung CFW. Untuk itulah, wanita berusia 16 tahun tersebut meminta maaf kepada publik atas sikapnya yang dianggap berbeda.

"Jeje hanya ingin meminta maaf kalau mungkin orang-orang melihat Jeje di sekitar SCBD minggu lalu kesannya seperti memarah-marahi mereka dengan kata-kata yang terdengar kasar. Jeje tidak ada maksud untuk marah-marah ke orang yang menghadiri acara di SCBD kemarin," ungkap Jeje.

Alex menambahkan agar ke depannya masyarakat tidak salah paham kepada Jeje terkait video viralnya karena hanya bagian dari akting. Bahkan usai adegan marah-marah Jeje direkam, tim promosi masih melakukan pengambilan banyak konten bersama pengunjung SCBD. Seperti konten interview hingga peragaan busana.

"Semata-mata kami lakukan untuk memeriahkan acara di Citayam Fashion Week. Semoga ini bisa meluruskan kejadian kemarin," pungkas Alex.

Film 'Pamali' yang mengajak Jeje sebagai pemain tambahan tersebut merupakan film yang diadaptasi dari video game 'Pamali: Indonesian Folklore Horror'. Film besutan Lyto Pictures tersebut dibintangi berbagai aktor dan aktris muda, seperti Putri Ayudya, Marthino Lio, Fajar Nugra, dan Taskya Namya.

Film ini mengisahkan sepasang suami istri bernama Jaka (Marthino Lio) dan Rika (Putri Ayudya) pindah ke daerah tetapi melanggar tradisi dan kepercayaan warga sekitar. Akibatnya, mereka mendapatkan teror yang mengancam nyawa.