Brilio.net - Pidato merupakan kegiatan berbicara di depan umum untuk menyampaikan suatu hal kepada banyak orang dalam situasi tertentu. Umumnya ketika menyampaikan pidato pasti memulai dengan pembuka dan diakhiri dengan salam penutup.

Tidak hanya mengutarakan kata-kata yang datar dan membosankan, menutup pidato juga bisa dilakukan dengan cara yang lebih seru agar memberi kesan lebih menarik. Salah satunya mengakhiri pidato dengan pantun.

Pantun merupakan jenis puisi lama yang menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Asal kata pantun yakni kata 'tun' dalam bahasa Kawi yang artinya mengatur. Hal ini merujuk pada susunan pantun yang dikenal memiliki aturan tertentu.

Pantun bisa digunakan untuk berbagai hal, mulai dari perlombaan, karya sastra maupun penutup pidato. Supaya pidato kamu lebih menarik, berikut 50 pantun penutup pidato, yang dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (15/5).

Contoh pantun penutup pidato yang menarik dan berkesan.

Pantun penutup pidato © 2024 brilio.net

foto: freepik.com

1. Makan ketupat di hari raya
Bersama keluarga ke Temanggung
Demikianlah pidato saya
Mohon maaf bila ada kata-kata yang menyinggung

2. Memancing ikan di tepi kali
Dapat ikan mas diberi nama Kadir
Demikianlah pidato saya sampai di sini
Semoga bermanfaat bagi semua yang hadir

3. Rumah Budi rumah Iwan
Jika bertemu tinggal buka pintu
Sampai jumpa kawan-kawan
Semoga bertemu lain waktu

4. Tidur nyenyak di atas ranjang
Air mengalir di kolam ikan
Pidato saya memang panjang
Walau panjang menyenangkan

5. Kalau ada sumur di ladang
Boleh saya menumpang mandi
Kalau ada umur yang panjang
Boleh dong saya pidato lagi

6. Penjahit benang membawa peti
Ibu Wahyuni menjahit kebaya
Saya pamit untuk undur diri
Terima kasih atas perhatiannya

7. Padi habis tinggal jerami
Bakar dulu hingga bersih
Rupanya pidatoku sampai di sini
Cukup sekian terima kasih

8. Bunga mawar bunga melati
Jangan lupa hirup baunya yah
Ambil hikmah dari pidato ini
Wabillahi taufik walhidayah

9. Jalan-jalan ke kota Makkah
Ingin sembah yang berlama-lama
Semoga pidato ini membawa berkah
Membawa rahmat untuk bersama

10. Jalan-jalan ke Taman Mini
Singgah sebentar membeli kuaci
Pidato saya sampai sini
Lain waktu kita sambung lagi

11. Bayi merangkak di atas tanah
Merangkak hingga ke belakang rumah
Semoga pidato ini menjadi berkah
Untuk lentera di alam barzah

12. Ke pulau seberang membawa barang
Subuh hari berangkat berlayar
Kalau pidatoku kurang panjang
Silakan undang lagi, tapi bayar

13. Jari telunjuk untuk menunjuk
Cincin kawin di jari manis
Kulihat teman-teman sudah ngantuk
Tenang saja, pidatonya sudah habis

14. Pergi memancing ikan nila
Nila dipancing di hari senja
Salam undur diri dari saya
Untuk teman-teman semuanya

15. Pisau menggores menjadi luka
Rasanya sakit amatlah pedih
Cukup sekian dari saya
Saya haturkan terima kasih

16. Di China ada pendeta
Berpidato tak henti cakap
Semua sibuk entah mengapa
Sehingga salam penutup tak terjawab

17. Pergi ke pasar menjual rambutan
Pasar dibuka pagi Senin
Sampai jumpa teman-teman
Semoga bertemu di kesempatan lain

18. Putih-putih bunga melati
Harum mewangi di pagi hari
Pidato saya cukup di sini
Jika rindu harap hubungi

19. Pisau diasah di pagi hari
Bawa ke kebun untuk membabat
Berakhir sudah pidatoku ini
Semoga bisa memberi manfaat

20. Pak Andi punya burung kenari
Burung dijemur hingga siang hari
Pembicaraan berakhir sampai sini
Salah dan janggal mohon maklumi

21. Pergi memancing ke sungai sula
Nila dipancing di hari senja
Salam undur diri dari saya
Untuk teman-teman semua

22. Sapi disembelih berlumuran darah
Potong dagingnya di hari kurban
Mohon maaf atas segala salah
Juga khilaf mohon dimaafkan

23. Burung dara cendrawasih
Cari dulu di Papua
Cukup sekian dan terima kasih
Moga bermanfaat untuk semua

24. Buah pepaya di bawah piano
Buah salak dicampur bakmi
Izinkan saya menutup pidato
Moga kelak dapat dipahami

25. Beli buku ke Cikini
Membaca cerita tentang kebaya
Demikianlah pidato saya sampai di sini
Terimakasih atas perhatiannya