Brilio.net - Penyakit herpes adalah infeksi virus yang dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh seperti kulit, mulut, dan mata. Infeksi herpes disebabkan oleh virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1) atau virus herpes simplex tipe 2 (HSV-2). Gejala herpes bervariasi tergantung pada bagian tubuh yang terinfeksi, dan dapat berupa luka pada kulit tubuh, bibir, dan mulut.

Herpes dapat menyebar melalui kontak langsung dengan area yang terinfeksi atau melalui udara ketika orang yang terinfeksi bersin atau batuk. Pengobatan herpes tergantung pada tingkat keparahan infeksi, dan meliputi obat antivirus serta menjaga kebersihan diri. Pencegahan herpes dapat dilakukan dengan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi, menjaga kebersihan, dan menjaga sistem kekebalan tubuh untuk tetap sehat.

Tak hanya menyerang orang dewasa, herpes juga bisa dialami oleh anak-anak. Herpes pada anak terutama disebabkan oleh virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1) atau virus herpes simplex tipe 2 (HSV-2). Infeksi herpes pada anak juga dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh seperti kulit, mulut, dan mata. Gejala herpes pada anak bervariasi tergantung pada bagian tubuh yang terinfeksi, dan dapat berupa luka pada kulit, bibir, dan mulut.

Sama seperti orang dewasa, anak-anak dapat terinfeksi herpes melalui kontak langsung dengan area yang terinfeksi atau melalui udara ketika orang yang terinfeksi bersin atau batuk. Penting bagi orangtua untuk mengenali gejala herpes pada anak dan segera membawa anak ke dokter jika dicurigai terinfeksi herpes. Sebagai orangtua, kamu perlu mengetahui penyebab, gejala serta cara pencegahan herpes untuk anak. Berikut 11 penyebab herpes pada anak, dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Selasa (14/2).