Brilio.net - Anggota DPR RI periode 2019-2024 resmi dilantik pada Selasa (1/10). Acara pelantikan dan pengambilan sumpah digelar di sidang paripurna di Kompleks Perlemen, Senayan, Jakarta dimulai sejak pukul 10.00 WIB.

Beberapa hari menjelang pelantikan DPR RI, depan gedung DPR/MPR sempat ramai dengan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa di Indonesia. Para demonstran turun sebagai wujud menolak RUU KUHP dan UU KPK yang baru.

Berlangsung demo mahasiswa 23-24 September 2019 kemarin seolah memberi ingatan pada demo yang pernah terjadi di tahun 1998 lalu. Dilansir dari merdeka.com, rupanya di antara ribuan mahasiswa yang ikut demo 1998 lalu, ada yang kini menjadi anggota DPR periode 2019-2024.

Siapa sajah mereka? Berikut brilio.net rangkum dari merdeka.com, Jumat (4/10).

1. Adian Yunus Yusak Napitupulu.

Loading...

dpr 19 © 2019 brilio.net

foto: merdeka.com

Aktivis 1998 yang kini menjabat anggota DPR ialah Adian Yunus Yusak Napitupulu atau yang biasa disapa Adian Napitupulu. Adian merupakan aktivis Forkot atau Forum Kota yang dikenal keras mengritik Soeharto di era Orde Baru. Akibatnya, Adian sempat beberapa kali ditangkap aparat negara.

Pada 1998, Adian ikut menduduki Gedung DPR menuntut Soeharto mundur. Kini, Adian menjabat sebagai anggota DPR periode 2019-2024. Adian menjabat sebagai anggota DPR dari fraksi PDIP dan mewakili dapil Jawa barat V (Bogor). Dia berhasil dengan memperoleh 80.228 suara.

2. Faisol Reza.

dpr 19 © 2019 brilio.net

foto: merdeka.com

Selain Adian Napitupulu, Faisol Reza juga merupakan aktivis 1998 yang kini duduk di kursi empuk anggota DPR. Saat menjadi aktivis, Faisol pernah diculik saat berjalan di YLBHI Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Kala itu dia merupakan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD). Faisol memang sudah lama diintai.

Kini, dia menjabat sebagai anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pada Pileg 2019, Faisol menang di Dapil Jawa Timur 2 dengan meraih 82.777 suara.

3. Desmond Junaidi Mahesa.

dpr 19 © 2019 brilio.net

foto: merdeka.com

Desmond Junaidi Mahesa merupakan salah satu aktivis 98 yang menjadi korban penculikan. Saat itu, Desmond menjabat sebagai Ketua Lembaga Bantuan Hukum Nusantara (LBHN).

Desmon diculik sejumlah orang tak dikenal di depan GMKI dan dibawa ke sebuah tempat. Di sana dia diinterogasi atas segala aktivitasnya. Sehari setelah dirinya berada di lokasi tak diketahui itu, Pius Lustrilanang dan Haryanto Taslam datang. Keduanya juga menjadi korban penculikan.

Saat ini, Desmond menjabat sebagai anggota DPR dari Partai Gerindra. Dia mencalonkan diri menjadi anggota DPR pada 2014 lalu dari daerah pemilihan (dapil) Banten II (Kota Serang-Kabupaten Serang-Cilegon). Saat itu dia memperoleh 61.275 suara.

Pada Pemilu 2019, Desmond kembali terpilih sebagai anggota DPR dari wilayah Banten II dengan perolehan suara 103.837, untuk periode 2019-2024.

4. Rieke Diah Pitaloka.

dpr 19 © 2019 brilio.net

foto: merdeka.com

Nama Rieke Diah Pitaloka awalnya dikenal sebagai artis. Namun saat ini lebih dikenal sebagai politikus. Rieke juga merupakan aktivis 98. Saat masih menjadi mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Rieke aktif ikut demonstrasi pada 1998.

Usai lulus dari UI pada 1998, Rieke terjun ke dunia politik. Dia aktivis angkatan 1998 pertama yang masuk partai politik. Kala itu, dia masuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Selain PKB, Rieke menjajal karier politiknya di PDIP. Di sinilah kariernya bersinar. Pemeran Oneng di sitkom Bajaj Bajuri ini berhasil melenggang ke DPR. Dia duduk di kursi DPR hingga tiga periode. Pada Pileg 2019 dia meraih 169.729 suara dari Dapil Jawa Barat VII.

5. Fadli Zon.

dpr 19 © 2019 brilio.net

foto: merdeka.com

Fadli Zon menjadi anggota legislatif petahana dari Partai Gerindra sejak 2014-2019 dan 2019-2024. Aktivis 98 ini maju sebagai anggota DPR periode 2014-2019 lewat dapil Jawa Barat V dengan perolehan dukungan dari 79.074 pemilih.

Sedangkan pada 2019-2024, Fadli Zon maju sebagai anggota DPR dan mendapat dukungan dari 230.524 pemilih. Fadli maju sebagai caleg DPR dari dapil Jawa Barat V, melingkupi wilayah Kabupaten Bogor.