Brilio.net - Pemain Ajax Amsterdam yang beragama Islam bertekad untuk tetap menjalankan ibadah puasa saat timnya melawan Tottenham Hotspur pada leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (9/5) dini hari WIB di Stadion Johan Cruyff.

Para pemain tersebut ialah Noussair Mazraoui, Hakim Ziyech, dan Zakaria Labyad. Ketiga permain tersebut mengaku akan tetap berpuasa meski harus melakoni pertandingan yang penting.

Kick-off leg kedua semifinal Liga Champions antara Ajax melawan Tottenham Hotspur akan digelar pada pukul 21.00 waktu setempat. Sementara itu, jadwal berbuka puasa di Amsterdam ialah pada pukul 21.15 waktu setempat. Dengan begitu, ketiga pemain muslim Ajax akan masih berpuasa sekitar lima menit awal pertandingan berlangsung.

Dilansir brilio.net dari as.com, Rabu (8/5), para pemain muslim Ajax mengaku tidak ada masalah ketika harus berpuasa di hari pertandingan. Bahkan, Noussair Mazraoui mengaku telah terbiasa melakukan hal tersebut.

"Saya sudah terbiasa melakukan itu. Bisakah atlet level atas tidak makan jika dia haru melakoni pertandingan besar?" ungkap Mazraoui kepada koran Belanda, Het Parool.

Loading...

"Tentu ada perbedaan pendapat soal ini, tapi ini adalah pilihan saya. Saya merasa bersemangat selama Ramadan," tambahnya.

Pilihan Mazraoui untuk tetap berpuasa di hari pertandingan melawan Tottenham Hotspur pun memicu kekhawatiran sejumlah pendukung Ajax. Mereka khawatir, para pemain yang berpuasa tidak dapat tampil maksimal saat pertandingan. Namun, anggapan tersebut dijawab oleh Mazraoui.

"Pertandingan mulai pukul 21.00, lima belas menit kemudian saya sudah bisa minum sesuatu. Kalau saya dimainkan, saya akan langsung ke pinggir lapangan untuk minum," terang Mazraoui.

Pada awalnya, pihak klub diketahui telah membebaskan para pemainnya yang beragama muslim untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan mereka. Namun belakangan, fisioterapis klub Ajax, Raymond Verheijen merekomendasikan ketiga pemain tersebut untuk menunda puasa di hari pertandingan melawan Tottenham. Menurutnya, puasa akan menyebabkan pemain kekurangan makanan dan cairan yang dapat meningkatkan risiko cedera saat pertandingan.

"Bayangkan kalau pertandingan berakhir seri dan mereka harus memainkan perpanjangan waktu, saya berharap ketiga pemain itu untuk memilih untuk menunda puasa," ungkap Verheijen.

Durasi puasa di Eropa memang berbeda dengan Indonesia. Di Amsterdam, umat Islam menjalankan puasa selama kurang lebih 18 jam. Berbeda dengan Indonesia dan negara-negara Asia yang kurang lebih berpuasa selama 14 jam.

Saat ini, Ajax Amsterdam tengah berada di atas angin setelah memenangi pertandingan leg pertama di Stadion Tottenham pekan lalu. mereka menang dengan skor tipis 1-0 atas klub asal Inggris itu. Apabila mereka dapat mempertahankan keunggulan agregat skor, Ajax akan berjumpa dengan Liverpool di babak final Liga Champions 2018/2019.