Brilio.net - Kemenangan Liverpool atas Barcelona dalam leg kedua semifinal Liga Champions yang berlangsung pada Rabu (8/5) dini hari WIB tak lepas dari permainan apik pasukan The Reds. Tampil tanpa pemain kunci Mohamed Salah dan Roberto Firmino, Liverpool mampu menaklukkan Barcelona dengan skor 4 gol tanpa balas.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Anfield tersebut, Divock Origi dan Giorginio Wijnaldum menjadi pahlawan kemenangan Liverpool. Kedua pemain tersebut sama-sama mencetak dua gol untuk memastikan tiket final Liga Champions.

Gol cepat Divock Origi dimenit ketujuh menjadi pembuka permainan epik Liverpool pada laga ini. Di paruh kedua, Wijnaldum turun sebagai supersub menggantikan Andy Robertson yang cedera, dan mampu menambah keunggulan The Reds dengan dua gol di menit 54 dan 56. Kedudukan agregat pun menjadi imbang berkat gol tandukan kepala dari Wijnaldum.

Skor 0-3 tentunya menjadi sinyal ancaman untuk Barcelona dalam laga penentuan ini. Mimpi buruk bagi Barcelona datang di menit 79 saat kecerdikan Trent Alexander-Arnold saat mengeksekusi sepakan pojok berbuah gol dari kaki kanan Divock Origi. Liverpool unggul 4-0 hingga wasit meniup peluit panjang.

Kecerdikan Alexander-Arnold saat mengeksekusi sepak pojok memang menjadi pukulan tersendiri bagi Barcelona. Tak ada yang menyangka bahwa tendangan sudut itu akan berlangsung cepat dan menipu lini pertahanan Barcelona. Hasilnya, Origi berdiri bebas tanpa pengawalan dan dengan mudah mencetak gol.

Loading...

Aksi Alexander-Arnold ini bahkan dipuji oleh para legenda sepak bola. Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (8/5), berikut komentar 4 legenda sepakbola soal sepak pojok 'tipuan' Alexander-Arnold yang sukses mengantar Liverpool menuju Final Liga Champions.

1. Gary Lineker

Melalui akun Twitternya, legenda Iggris Gary Lineker menyatakan pujiannya untuk Alexander-Arnold. Menurutnya, sepakan pojok tersebut sangat luar biasa. "Ini sebuah hal yang luar biasa dari @trentaa98. Sungguh luar biasa," ungkap Gary.

2. Cesc Fabregas.

Bintang Spanyol, Cesc Fabregas juga memuji ide brilian Alexander-Arnold dalam mengeksekusi sepakan pojok yang berbuah gol kemenangan Liverpool. "Alexander-Arnold, 20 tahun. Orang-orang mungkin berpikir itu pertahanan yang buruk, aku beri tahu kalian, itu adalah murni kecerdasan dan perhitungan," tulis Fabregas.

3. Ryan Babel.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh pemain asal Belanda, Ryan Babel. Dirinya memuji Trent Alexander-Arnold atas kecerdasannya dalam memanfaatkan sepak pojok. "Trent yang sangat cerdas," ujar Ryan Babel.

4. Jermaine Jenas.

Pujian kepada Alexander-Arnold juga disampaikan oleh pesepak bola Inggris Jermaine Jenas. Melalui akun Twitternya, Jermaine Jenas mengungkapkan kesannya pada Alexander-Arnold. "Tidak bisa tidak terkesan dengan Trent Alexander-Arnold. Seorang pemain muda yang cerdik dan cerdas," ungkap Jenas.