Brilio.net - Jika lumrahnya anak-anak kecil dimanjakan orangtua serta dibelikan perlengkapan sekolahnya, namun sayangnya hal tersebut tidak terjadi pada Inan. Bocah kelas 6 SD itu harus memulung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta kebutuhan sekolahnya.

Inan yang berasal dari keluarga kurang mampu, harus memulung hingga malam hari untuk memenuhi keinginannya membeli tas baru. Ernydar Irfan yang melihat Inan saat memulung di sekitar Masjid Agung Serang, mengaku terharu dengan kondisi Inan.

Dirinya terkesan melihat seorang anak kecil lebih memilih memulung dibandingkan meminta-minta. Padahal di kawasan tersebut, kata Ernydar, banyak anak-anak kecil yang meminta-minta.

Melihat kerja keras Inan, Ernydar pun lekas turun dari mobilnya dan menyapa anak kelas 6 SD ini. Ia menananyakan kenapa anak kecil itu masih memulung hingga larut malam. "Kenapa kamu musti mulung? Bapakmu ke mana?" tanyanya kepada anak itu.

Kepada brilio.net, Jumat (3/7), Ernydar menuturkan, bahwa bapak anak tersebut juga seorang pemulung. Saat ditanya apakah memulung adalah perintah ayahnya, Inan menggelengkan kepalanya. Dia mengatakan bahwa hari itu adalah libur sekolah yang dimanfaatkannya untuk membantu keluarganya di rumah dengan memulung.

Loading...

"Pengen ngasih ibu, nenek, sama adik jajan. Tas sekolah saya juga sudah sobek, saya pengen punya tas baru buat sekolah," kata anak kelas 6 SD Wirana Pasir itu.

BACA JUGA:

Anis Rahmatillah, bocah difabel juara Olimpiade Sains Nasional

Cara ibu membahagiakan kamu lebih dari yang kamu sadari

Keikhlasan bocah autis bantu ibunya jualan kaset pita jadul

Luna si kuda pustaka keliling 3 desa di Gunung Slamet pinjamkan buku

Sri Lestari, penderita paraplegia dengan semangat membara

Anak tukang tambal ban ini hanya butuh 16 bulan hafal al quran 30 juz

Bocah usia 9 tahun ini membangun rumah untuk gelandangan

Bocah SD jualan gorengan demi menghidupi ibu dan kakak, salut!

Hafit, bocah SD yang kayuh sampan 2 jam seberangi lautan ke sekolah

VIDEO: Kisah haru bocah hafalkan Al-Fatihah demi kirim doa ke ibunya