Brilio.net - Tulisan fiksi merupakan suatu karya yang dibuat berdasarkan imajinasi pengarangnya. Hal ini memunculkan sebuah tanya mengenai boleh tidaknya menuliskan cerita yang tidak sebenarnya, menurut pandangan agama Islam. Benarkah jika menulis karya fiksi berarti telah melakukan pembohongan, terlebih jika dibaca khalayak?

Alawy Ali Imron dalam buku Dari Jilboobs Hingga Nikah Beda Agama yang dikutip pada Jumat (10/7), menyebutkan bahwa jika menghukumi haram maka harus ada dalil yang jelas menyatakan keharaman itu. Beragam jawaban yang diperoleh dari para ahli fiqh dan dari studi literaturnya, intinya adalah hukum penulisan fiksi dikemblikan pada kaidah 'lil wasa'il hukmul maqoshid' (hukum tergantung tujuan/niatnya). Maka bisa dikatakan menulis fiksi mempunyai lima hukum: wajib, sunah, mubah, makruh, serta haram, tergantung tujuan penulisannya.

Jika ada seseorang yang punya kemampuan menulis dengan baik bisa jadi hukumnya menjadi wajib padanya untuk membenahi berbagai penyimpangan yang terjadi di masyarakat lewat karya fiksi. Jika merencanakan menulis karya fiksi yang isinya keburukan, fitnah, syahwat, maka berlaku ketidakbolehan atasnya.

Di dalam Sahih Muslim juga terdapat cerita fiksi yang masyhur, yaitu Hadis Ummu Zare' yang berkisah 10 orang wanita yang membanggakan suaminya masing-masing. Di samping itu, bangsa Arab juga sejak dahulu terbiasa menggunakan cerita untuk menanamkan nilai-nilai moral pada generasi mudanya.

Gus Awy berpesan agar berhati-hati dengan syariat. Main mengharamkan justru tanpa sadar membuat syarat baru yang mana sama saja bertindak kurang ajar kepada Allah dan Rasulullah.

Loading...

BACA JUGA:

Puasa dianggap cara jitu mendetoksifikasi tubuh, emangnya bener?

Ini daftar aplikasi yang berguna saat Ramadan, catat!

Jika kamu berpuasa, kamu akan dapat manfaat kesehatan ini

Penelitian buktikan berpuasa baik untuk kesehatan jantung

5 Hal lucu yang dilakukan anak kecil saat puasa pertama

4 Lagu Ramadan ini pernah ngehits banget di Indonesia

Resep takjil lezat dengan 2-3 bahan saja, gampang banget!

VIDEO: Tips menyajikan kurma tanpa biji