Brilio.net - Setelah hubungan percintaan berakhir, mau tidak mau kamu harus melanjutkan kisah yang baru. Sebelumnya kamu harus berjuang untuk move on dan kembali mengarungi dunia asmara. Setelah itu, kamu sudah siap untuk membuka hati buat orang lain. Uniknya, riwayat atau penyebab putusnya percintaan bisa memengaruhi bagaimana kamu menggebet seseorang, sebagaimana dikutip brilio.net dari Elite Daily, Kamis (20/8).

1. Diselingkuhin oleh mantan

Jika kamu putus karena diselingkuhin oleh mantan bisa jadi kamu adalah seorang gebetan yang tidak mudah percaya dengan orang lain. Kamu selalu waspada terhadap orang baru karena ketakutan akan diselingkuhi lagi. Bahkan kamu merupakan gebetan yang selalu ekstra hati-hati.

2. Jika kamu yang selingkuh

Sekali tukang selingkuh tetap tidak berubah. Kamu bisa menyangkalnya. Akan tetapi, saat kamu PDKT dengan orang baru, kamu sudah mulai menyebar kebohongan dan juga ketidaksetiaan. Bahkan kamu juga masih menghubungi mantan yang kamu selingkuhin.

Loading...

3. Putus berakhir dengan hubungan pertemanan

Saat kamu menggebet orang lain, bisa jadi kamu belum sepenuhnya move on. Berakhirnya hubungan cinta menjadi pertemanan merupakan sebabnya. Alhasil, kamu masih peduli dengan mantanmu. Bahkan kamu juga sering menghitung presentase balikan terhadap mantan.

4. Putus karena suatu hal

Perbedaan tempat kuliah atau kerjaan bisa menjadi penyebab berakhirnya hubungan percintaan. Kondisi seperti ini membuat kamu tidak yakin ketika sedang dekat dengan orang lain. Bahkan kamu masih percaya bahwa si mantan masih menyimpan cinta untukmu.

5. Karena restu orangtua

Masih sering terjadi, restu orangtua mengganjal hubungan tali asmara. Alhasil, hubungan harus kandas karena tidak adanya restu dari orangtua. Putus dengan kondisi seperti ini membuat kamu lebih berani dan tidak peduli dengan risiko saat PDKT dengan orang baru. Bahkan kamu juga tidak peduli dengan omongan orang lain.