Brilio.net - Memakai deodoran sudah menjadi bagian dari rutinitas pagi kamu. Entah itu deodoran jenis spray atau roll on, keduanya menawarkan manfaat untuk menghilangkan bau ketiak.

Nah, sekarang, pertanyaannya adalah kapan biasanya kamu mengaplikasikan deodoran? Pagi atau malam hari? Kalau jawabannya adalah pagi hari, maka selama ini kamu menggunakan deodoran dengan cara yang salah. Lho kok gitu?

Dilansir brilio.net dari goodhousekeeping, Minggu (2/8), menurut penelitian terbaru yang dipublikasikan oleh The Verge, untuk hasil terbaik kita harus menerapkan deodoran di malam hari bukan di pagi hari.

Antiperspiran bekerja dengan menghalangi kelenjar keringat di ketiak, sehingga mengaplikasikannya di malam hari terbilang kurang efektif. Alasannya, saat malam hari sel kulit bekerja maksimal, sehingga memberikan lebih banyak waktu kandungan antiperspiran untuk meresap ke dalam kulit, mengantisipasi dalam mengeluarkan keringat dan bau asam.

Kamu pasti berpikir dan bertanya-tanya, apakah ini berarti saat selesai mandi pagi masih perlu mengaplikasikan deodoran lagi?

Ternyata, meskipun kamu sudah mandi pagi, residu deodoran yang kamu aplikasikan di malam hari masih terus bekerja maksimal karena sudah terserap hingga jaringan kulit terdalam.

Alasan lain kenapa deodoran lebih baik digunakan saat malam hari, karena tubuh kamu telah mengeluarkan keringat di pagi hari sehingga deodoran tidak bekerja secara menyeluruh.

Siap mencobanya? Coba deh terapkan malam ini dan buktikan sendiri apakah penelitian di atas benar atau tidak berpengaruh sama sekali.

(brl/swh)

(brl/swh)