Brilio.net - Nggak ada yang lebih menenangkan selain berpelukan dengan ibu di rumah setelah berantem sama teman atau pacar karena hal-hal konyol, atau cuma karena kamu mengalami hari yang kurang menyenangkan. Pelukan seorang ibu kepada anaknya ibarat obat paling ampuh atas semua peluh yang kamu sembunyikan, kata-kata yang lelah kau ucapkan, dan segala perkara kehidupan yang sedang Tuhan ajarkan.

Pelukan merupakan wujud kasih sayang berupa sentuhan fisik yang paling mudah dilakukan dan penting untuk dipenuhi. Pelukan memiliki banyak manfaat, baik secara psikologis maupun fisik. Bagi seorang anak, pelukan penuh kelembutan mampu mampu menciptakan perasaan nyaman, tenang, dan aman.

Tak hanya itu, menurut penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Emotion, sebagaimana dilansir brilio.net dari Goodhousekeeping, Minggu (20/9), salah satu alasan berpelukan terasa sangat nyaman adalah berpelukan merupakan bentuk 'berbagi beban', membagikan beban di dalam hati dan pikiran kepada orang lain.

Maksudnya, saat kamu mengalami peristiwa yang menguras emosi, sebaiknya kamu mendekatkan diri secara fisik dengan seseorang yang memiliki hubungan yang erat dengan kamu, misalnya ibu. Manfaatnya untuk meringankan beban emosional yang dipikul olehmu dan orang lain akan membantu memikul beban tersebut.

Untuk membuktikan betapa pentingnya konsep ini, tim peneliti mengamati 66 pasangan remaja putri dengan ibunda mereka. Para peneliti ingin melihat apakah sentuhan dan kedekatan fisik dapat memprediksi seberapa baik para remaja bisa mengatasi stres sebelum melakukan pidato di depan umum. Dalam kasus ini, separuh dari jumlah remaja tersebut diizinkan melakukan kontak fisik dengan ibu mereka sebelum berpidato dan separuhnya lagi dilarang.

Loading...

Hasilnya tak mengherankan, para remaja yang diperbolehkan melakukan kontak fisik dengan ibu mereka tidak merasa stres selama percobaan berlangsung. Namun, para peneliti menemukan pola yang menarik. Jika pasangan remaja dan ibu ini nggak bersentuhan, maka kualitas hubungan mereka menjadi penting karena remaja yang tidak berpelukan tidak mengharapkan adanya dukungan fisik, sehingga mereka tidak banyak mengharapkannya.

Memang, sebagian besar responden dalam penelitian ini pada dasarnya memiliki hubungan yang baik, terlepas dari seringnya melakukan kontak fisik seperti berpelukan atau tidak. Akan tetapi, pelukan seorang ibu dinilai memiliki beragam manfaat yang sungguh luar biasa.

Ya, pada akhirnya kasih sayang ibu jauh lebih besar dari apa yang kita tahu. Lewat pelukan yang ia berikan, selalu ada doa yang sepantasnya kita rapalkan kepada Tuhan, yakni kebahagiaan.

Jadi, sudahkah kamu memeluk ibumu hari ini?