1. BRILIO.NET
  2. »
  3. Kesehatan
Rizky Mandasari 01 Desember 2016 18:32

12 Fakta bahaya minum air dingin usai makan, kamu pasti sering kan?

Jangan disepelekan karena ini menyangkut kesehatanmu. Fatal lho, akibatnya.

Brilio.net - Hampir semua orang sepertinya sangat suka minum air dingin setelah makan. Apalagi air dingin bisa memberikan efek menyegarkan setelah meminumnya. Saat cuaca sangat panas, air dingin adalah pilihan utama yang kita pilih untuk diminum. Minum air dingin setelah makan juga lebih cepat memberikan efek mengenyangkan daripada minum air hangat.

Nah, kamu sudah tahu belum, kalau minum air dingin setelah makan ternyata berbahaya?

Ya, meskipun minum air dingin sangat melegakan dan menyegarkan ketika dikonsumsi, tetapi ada bahaya yang siap-siap mengintaimu lho. Berikut 12 fakta bahayanya minum air dingin setelah makan bagi kesehatan, seperti brilio.net himpun dari berbagai sumber, Kamis (1/12):


1. Menggagalkan penyerapan nutrisi.

foto: smartstopselfstorage.ca

Nutrisi yang telah masuk ke dalam tubuh nggak mampu terserap secara sempurna dan proses penyebaran nutrisi ke dalam darah pun menjadi terhambat.


2. Iritasi tenggorokan.

foto: alodokter.com

Bahayanya minum air dingin setelah makan pada anak-anak adalah iritasi dan peradangan tenggorokan yang menyebabkan rasa sakit ketika menelan ludah atau makanan. Dan lama kelamaan iritasi ini bisa berubah menjadi penyakit batuk.


3. Penyumbatan usus.

foto: medicastore.com

Terlalu sering mengonsumsi air dingin setelah makan dapat menyebabkan proses penghancuran dan penyerapan makanan di dalam usus terganggu. Suhu air dingin membuat struktur makanan menjadi beku dan menyebabkan pengendapan lemak pada saluran usus sehingga terjadi penyumbatan.


4. Gangguan ritme jantung.

foto: primasolusimedikal.com

Bahaya lainnya adalah menghambat aliran darah menuju jantung. Akibatnya saraf-saraf di sekitar jantung dapat mengganggu ritme jantung dan menyebabkan denyut jantung nggak beraturan.


5. Mempermudah pembentukan batu ginjal.

foto: antrimdells.com

Bagi kamu yang suka minum air teh dingin setelah makan, ini bahaya yang mengintaimu. Zat oxalate yang ada pada teh dingin dapat mempercepat pembentukan kristal yang menyerupai batu di dalam jaringan ginjal.


6. Sering merasa haus.

foto: laboratoriumglobal.com

Minum air dingin setelah makan dalam jumlah banyak bisa mengacaukan stabilitas keseimbangan tubuh sehingga seseorang akan merasa haus kembali setelah beberapa saat minum segelas air.


7. Pembesaran amandel.

foto: vitabumin.com

Pembesaran amandel dapat mengganggu sistem pernafasan dan bisa menjadi iritasi ketika kamu sering minum air dingin yang dibarengi dengan makanan yang mengandung lemak jenuh.


8. Memicu sakit kepala.

foto: hariansehat.com

Minum air dingin setelah makan dapat mempengaruhi suhu tubuh secara tiba-tiba dan bisa menyebabkan pelebaran pembuluh darah di sekitar kepala. Akibatnya dapat menyebabkan terserang sakit kepala.


9. Gangguan fungsi pencernaan.

foto: spirit.web.id

Air dingin bisa memadatkan makanan berlemak yang kamu konsumsi. Hal ini sebabkan adanya peningkatan massa di dalam jaringan perut sehingga mengganggu kinerja pencernaan.


10. Perut buncit.

foto: nutrisififorlif.com

Buat kamu yang sukanya minum air dingin setelah makan, siap-siap perutmu akan buncit. Air dingin yang masuk ke dalam jaringan perut akan sulit diproses oleh tubuh ketika terjadi penumpukan lemak dan kolesterol.


11. Kembung.

foto: alodokter.com

Minum air dingin setelah makan bisa meningkatkan gas dan asam lambung serta jaringan perut menjadi tegang dan kejang. Kondisi ini bisa membuat perut menjadi kembung dan terasa penuh akibat banyaknya gas yang ada di jaringan perut.


12. Gangguan fungsi fisiologis.

foto: merdeka.com

Minum air dingin setelah makan yang dilakukan setiap hari bisa meningkatkan aliran darah menuju otak. Hal inilah yang menyebabkan gangguan fungsi fisiologis yaitu berupa rasa pusing-pusing yang timbul hilang kemudian terserang pembekuan otak.

 

 

(brl/gib)

WHAT DO YOU THINK

MORE STORIES


Show More Stories
TOP

Would you like to switch to the English Version?