Brilio.net - Masih segar dalam ingatan, beberapa minggu silam film biopik 'A Man Called Ahok' resmi di rilis di bioskop. Kabarnya film ini mendapat respons tinggi dari pecinta film dalam negeri. Dalam seminggu saja, 'A Man Called Ahok' berhasil mencapai lebih dari 500.000 penonton.  Jumlah penonton film 'A Man Called Ahok' tersebut terbilang positif dan termasuk dalam pencapaian luar biasa, serta apresiasi tinggi terhadap karya film biopik.

Disadari atau tidak, akhir-akhir ini masyarakat Indonesia begitu mengapresiasi film biopik. Film biopik sendiri merupakan film yang mengangkat cerita nyata dari kehidupan orang atau tokoh. Kisah nyata dari tokoh tersebut didramatisasikan ke dalam tayangan film.

Tak sedikit film biopik Indonesia yang telah menarik perhatian orang. Kemungkinan besar karena didasari atas rasa penarasan mereka yang tinggi terhadap tokoh tersebut. Beberapa film biopik Indonesia telah banyak bermunculan di industri perfilman Tanah Air. Tak sedikit dari mereka yang mengangkat kisah dari tokoh ternama mulai dari pahlawan hingga sosok fenomenal yang menyita perhatian masyarakat.

Indonesia banyak melahirkan tokoh-tokoh hebat. Kepopuleran nama dari tokoh tersebut turut menggema di luar negeri. Kisah mereka yang menginspirasi dan memiliki keunikan tersendiri jadi salah satu alasan sineas perfilman Tanah Air mengangkat ke layar lebar. Film inspiratif menyuguhkan nilai-nilai positif bagi penontonnya. Film biopik Indonesia ini bisa menularkan pesan-pesan inspiratif yang mampu dijadikan motivasi dalam hidup.

Beberapa film biopik garapan sineas Indonesia cukup melekat di hati pecinta film Tanah Air. Antusias masyarakat terhadap film biopik  yang memasuki 10 besar. Itu artinya peminat akan film tersebut cukup tinggi. Selain 'A Man Called Ahok', ada deretan film biopik lainnya yang laris dengan penonton terbanyak. Film apa saja kah itu?

Loading...

Berikut ulasannya yang dilansir brilio.net dari filmindonesia.or.id, Kamis (22/11).

1. Habibie & Ainun

10 Film biopik Indonesia paling laris, termasuk A Man Called Ahok istimewa

foto: imdb.com

Sudah tak asing lagi dengan film satu ini? Ya, film 'Habibie & Aiunun' mengusung perjalanan hidup Presiden Republik Indonesia ke-3 bersama sang istri, Ainun. Film tersebut mengangkat sisi kehidupan B.J.Habibie yang penuh inspirasi. Ia menjadi orang kebanggaan karena kecerdasan yang dimilikinya. Keahlian Habibie dalam membuat pesawat terbang dari Indonesia, diakui dunia internasional. Tak hanya soal teknologi, Habibie juga sempat menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Pencapaian Habibie tak semata-mata karena keberuntungan belaka. Di balik kesuksesannya, ada kerja keras serta lika-liku kehidupan yang begitu berat. Dibintangi oleh Reza Rahardian dan Bunga Citra Lestari, kisah tersohor B.J.Habibie dan Hasri Ainun Habibie tergambar dalam film karya sutradara Faozan Rizal.

Dalam film 'Habibie & Ainun' mengajak penonton untuk menyelami kehidupan Habibie semasa muda. Sosok Habibie saat muda merupakan ahli dalam membuat pesawat terbang, sedangkan Ainun adalah dokter muda yang cerdas. Semasa muda, Habibie dan Ainun dipertemuakan di Bandung pada tahun 1962. Mereka saling jatuh cinta kemudian memilih untuk menikah dan tinggal di Jerman. Kisah harunya di mulai di sini. Berbagai permasalahan muncul, mulai dari merasa tak dianggap oleh negaranya sendiri, godaan harta, dan kekuasaan mengiringi perjalanan keduanya.

Film ini mendapat respons yang begitu tinggi dari penonton. Film biopik Indonesia 'Habibie & Ainun' telah disaksikan lebih dari 4 juta penonton. Bahkan film biopik Indonesia ini sempat mengejutkan tokoh biopiknya sendiri, yakni Habibie. Ia tak menyadari mengenai gerak tubuh dan cara berbicaranya seperti apa yang ditirukan Reza Rahardian.

2. Rudy Habibie

10 Film biopik Indonesia paling laris, termasuk A Man Called Ahok istimewa

foto: imdb.com

Keberhasilan film pertamanya, 'Habibie & Ainun' dengan raihan penonton terbanyak membuat sineas perfilman kembali membuat film biopik Indonesia Habibie. Film 'Habibie & Ainun' akhirnya dibuat sekuel dengan judul 'Rudy Habibie'. Film ini masih diperankan oleh tokoh yang sama, yakni Reza Rahardian dan didukung oleh beberapa pemain lainnya.

Berbeda dengan 'Habibie & Ainun', film ini lebih fokus menceritakan masa mudah Habibie ketika lajang. Film ini berkisah tentang Habibie jauh sebelum menikah dengan Ainun. Kisahnya meceritakan sosok Habibie semasa masih kuliah di Aachen, Jerman.

Tak hanya kisah perjuangannya saja, film garapan sutradara kondang Hanung Bramantyo ini menceritakan tentang kisah persahatabatan Rudy Habibie dengan teman-temannya. Tak hanya itu, ada bumbu asmara seperti kisah percintaannya dengan gadis cantik keturunan Polandia bernama Ilona Lanovska, yang diperankan Chelsea Islan.

Kisah masa mudah Rudy Habibie benar-benar memberikan sesuatu yang baru untuk penonton. Sejak muda Habibie sudah menorehkan prestasi. Sikapnya yang masa bodo dengan omongan orang lain, kecerdasan dan ketangkasannya begitu mengagumkan. Sama dengan film pertamanya, film ini juga mendapat respon yang tinggi dari penontonnya. Rudy Habibie berhasil menarik lebih dari 2 juta penonton.

3. Teman tapi Menikah

10 Film biopik Indonesia paling laris, termasuk A Man Called Ahok istimewa

foto: imdb.com

Film 'Teman tapi Menikah' merupakan film yang diangkat berdasarkan kisah nyata. Cerita tersebut dialami oleh pesinetron Ayudia Bing Slamet bersama suaminya, Ditto 'Percussion'. Awalnya, kisah percintaan ini dituangkan dalam sebuah buku yang dirilis pada 2016 dengan judul yang sama dengan film.

Kisah asmara Ayudia dan Ditto menarik perhatian masyarakat luas. Cerita yang unik mengundang penasaran warganet mengenai awal mula Ayudia dan Ditto bertemu. Bukan hanya itu, tak sedikit orang yang penasaran dengan persahabatan mereka bisa terjalin begitu lama dan akhirnya menikah. Film yang disutradarai oleh Rako Prijanto ini cukup banyak disukai anak muda.

Film 'Teman tapi Menikah' dibintangi oleh Vanesha Prescilla dan Adipati Dolken. Dalam film tersebut, Ayudia dan Ditto diceritakan menjalin persahatan sejak duduk di bangku SMP. Ternyata Ditto telah memendam rasa pada Ayudia selama 12 tahun. Film ini berhasil meraih lebih dari 1 juta penonton.

4. A Man Called Ahok

10 Film biopik Indonesia paling laris, termasuk A Man Called Ahok istimewa

foto: imdb.com

Film yang diliris pada 8 November 2018 dan masih tayang di bioskop hingga saat ini mendapat respons yang begitu tinggi dari masyarakat Indonesia. Film 'A Man Called Ahok' mengangkat sosok fenomenal Gubernur DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama atau akrab dikenal Ahok. Film ini telah menembus 1 juta penonton dalam waktu sembilan hari penayangan.

Terlepas dari kontroversi yang beredar, film 'A Man Called Ahok' berhasil membuktikan bahwa film biopik satu ini merupakan film layak tonton dengan berhasil menjadi film terlaris Indonesia dengan jumlah penonton yang begitu luar biasa.

A Man Called Ahok mengangkat perjalanan hidup Ahok. Dalam film ini dikisahkan bagaimana hubungan Ahok dengan orangtuanya. Dalam film tersebut, Ahok diperankan oleh Daniel Mananta. Film 'A Man Called Ahok' ramai lantaran masyarakat begitu penasaran dengan perjalanan hidup Ahok. Sosoknya tersohor dan dinilai sebagai pemimpin yang luar biasa saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

5. 99 Cahaya di Langit Eropa

10 Film biopik Indonesia paling laris, termasuk A Man Called Ahok istimewa

foto: imdb.com

Film '99 Cahaya di Langit Eropa' merupakan film drama religi yang diadaptasi dari novel karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Film tersebut mengisahkan perjalanan hidup putri Amien Rais, yakni Hanum Rais.

Film '99 Cahaya di Langit Eropa' merupakan film Indonesia terlaris dengan raihan satu juta lebih penonton. Bahkan film ini mendapat pujian dari Susilo Bambang Yudhoyono. Kabarnya juga, film produksi Maxima Pictures disebut sebagai film dengan biaya produksi termahal. Film '99 Cahaya di Langit Eropa' menelan biaya produksi dengan anggaran lebih dari Rp 15 miliar.

Dalam film '99 Cahaya di Langit Eropa', penonton diajak mengenal seorang jurnalis asal Indonesia yang sedang menemani suami menjalani kuliah kedokteran di Vienna, Austria. Bagaimana mereka beradaptasi dengan lingkungannya, hingga bertemu dengan banyak sahabat yang membawanya menelusuri jejak-jejak Islam di Eropa yang dibawa oleh bangsa Turki pada zaman dulu.

6. Sang Pencerah

10 Film biopik Indonesia paling laris, termasuk A Man Called Ahok istimewa

foto: imdb.com

Sang Pencerah adalah film bergenre drama yang diliris pada 8 September 2010. Film yang diproduseri oleh Raam Punjabi dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo berkisah tentang kehidupan pahlawan nasional pendiri organisasi Islam, Muhammadiyah. Film ini mengangkat kisah dari tokoh ternama Ahmad Dahlan. Film ini mampu meraih lebih dari satu juta penonton

Dibintangi oleh Lukman Sardi, Zaskia Adya Mecca, dan Slamet Rahardjo, film ini berkisah tentang pemuda berusia 21 tahun yang baru saja pulang dari Mekah, ia heran dan sekligus sedih melihat warga kampungnya melaksanakan ajaran agama Islam namun melenceng dari ajaran sebenarnya. Pemuda tersebut mencoba untuk memberikan pengertian kepada warga setempat bahwa mereka telah salah menjalani agama.

Ahmad Dahlan coba untuk menunjukkan arah kiblat yang sesungguhnya dengan menggunakan kompas. Saat itu, warga setempat sembahyang tak menghadap ke Ka'bah, melainkan ke arah Afrika. Perjuangannya mencoba memberikan kebenaran, justrus dianggap sebagai orang yang menyebarkan ajaran sesat. Ia bahkan dimusuhi orang-orang sekampungnya. Perjuangan pemuda tersebut sangat berat, berbagai rintangan harus dilewatinya.

7. Soekarno: Indonesia Merdeka

10 Film biopik Indonesia paling laris, termasuk A Man Called Ahok istimewa

foto: imdb.com

Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini mengisahkan tentang sejarah kemerdekaan Indonesia dengan tokoh utama Presiden Republik Indonesia pertama, Soekarno. Film ini dirilis pada 11 Desember 2013 yang dibntangi oleh Ario Bayu dan Maudy Koesnaedi.

Film ini mengisahkan masa kecil Soekarno hingga dirinya menjabat sebagai presiden. Soekarno lahir dengan nama Kusno namun karena dirinya sering sakit, akhirnya diganti oleh ayahnya menjadi Soekarno. Nama tersebut diberikan dengan harapan, jika besar kelak anak tersebut bisa menjadi kesatria layaknya dalam pewayang tokoh Adipati Karno.

Pada usia 24 tahun, Soekarno berhasil berteriak di podium dengan mengatakan, "kita harus merdeka serakang!" Ucapannya itu mengantarkan dirinya ke penjara dengan tuduhan menghasut dan memberontak. Layaknya ksatria, keberaniannya tak pernah padam.

Film 'Soekarno: Indonesia Merdeka' dikabarkan bahwa film ini tidak menggambarkan secara utuh sosok Presiden pertama RI. Film ini dikatakan melenceng dari sosok Soekarno yang sebenarnya. Namun film biopik ini berhasil masuk ke deretan film Indonesia terlaris dengan meraih lebih dari 900 ribu penonton.

8. Bulan Terbelah di Langit Amerika

10 Film biopik Indonesia paling laris, termasuk A Man Called Ahok istimewa

foto: imdb.com

Sama halnya dengan film '99 Cahaya di Langit Eropa', film 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' ini merupakan adaptasi dari novel karya Hanum Salsabiela Rais. Kendati demikian, film ini berbeda dari film sebelumnya. Film yang diproduksi oleh Maxima Pictures ini menceritakan tentang fenomena Islam di Amerika.

Pengambilan gambar film 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' berlangsung di Amerika Serikat. Bulan Terbelah di Langit Amerika mengangkat isu Islamophobia di dunia barat. Pada saat itu, isu yang diangkat sedang hangat menyusul serangan teror di Paris. Penggarapan film ini lebih banyak dilakukan di New York. Film tersebut dibintangi sederet artis ternama mulai dari Acha Septriasa, Abimana Aryasatya, Nino Fernandez, Rianti Cartwright, hingga Boy William.

Layaknya film yang pertama, film ini juga masuk dalam film terlaris di Indonesia. Film 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' telah disaksikan lebih dari 900 ribu penonton. Kisah yang diangkat memberikan gambaran baru kepada penonton mengenai sejarah Islam. Banyak informasi penting dan menarik dalam film biopik Indonesia dari pengalaman Hanum dan Rangga di Amerika.

9. Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar

10 Film biopik Indonesia paling laris, termasuk A Man Called Ahok istimewa

foto: imdb.com

Film ini terinspirasi dari kisah Merry Riana, perempuan asal Indonesia yang berhasil meraih satu juta dolar pertamanya di Singapura pada usia 26 tahun. Film ini diperankan oleh Dion Wiyoko, Chelsea Islan, Kimberly Ryder, dan Ferry Salim.

Diksahkan, Merry Riana yang baru lulus SMA terpaksa harus mengungsi ke Singapura karena kondisi Indonesia tidak stabil. Selama di Singapura, Merry harus berjuang untuk hidupnya sendiri sampai akhirnya harus menempuh pendidikan tanpa direncanakan sebelumnya.

Film 'Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar' benar-benar memberikan inspirasi bagi penontonnya. Berkat ceritanya yang menarik, film dari Merry Riana telah meraih lebih dari 700 ribu penonton. Tak sedikit penonton bisa merasakan bagaimana perjuangan Merry saat bertahan hidup di negeri orang tanpa ditemani keluarganya.

10. 99 Cahaya di Langit Eropa Part 2

a © 2018 brilio.net

foto: imdb.com

Film yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto ini merupakan lanjutan dari film sebelumnya. Selain mengungkap rahasia sejarah perkembangan Islam di belahan Eropa, film ini menjawab beberapa hal yang merupakan pelengkap akhir cerita, seperti persahabatan, perseteruan, pendidikan Rangga dan kehidupan pasangan selama di Eropa.

Film yang diliris tahun 2014 ini dibintangi sederet artis ternama, di antaranya, Acha Septriasa, Abimana Aryasatya, Raline Shah, dan Nino Fernandez. Film biopik Indonesia satu ini masuk ke deretan film terlaris di Indonesia ini dengan perolehan penonton lebih dari 500 ribu penonton.