Brilio.net - Saat merayakan hari pernikahan, tentu kita menginginkan pernikahan yang mewah, gaun yang cantik dengan dekorasi yang indah juga menjadi hal penting.

Selain itu juga makeup yang sempurna juga mendukung agar di hari bahagianya setiap pasangan bisa terlihat cantik dan mahal. Bahkan banyak pasangan pengantin yang menyewa jasa make up dengan biaya besar saat hari bahagianya.

Namun berbeda halnya dengan pasangan asal Australia ini, mempelai pria justru melarang kekasihnya menggunakan gaun dan telihat cantik. Hal itu pun disampaikan oleh akun yang tidak disebutkan namanya itu, ia menuliskan bahwa ketika hari bahagianya tidak boleh jadi pusat perhatian dan terlihat cantik

"Mungkin opini kurang populer... tapi saya bukan satu-satunya orang yang ingin pendamping pengantin perempuan merasa cantik... tapi tidak terlalu cantik. Diri saya tidak bisa menahan ini. Saya harus tau kalau saya akan menjadi putri paling cantik. Hanya pada hari itu," tulisnya seperti dikutip brilio.net dari MirrorOnline.

Melihat unggahannya tersebut, banyak warganet yang tidak setuju dengan pendapatnya. Seorang perempuan lain menanggapi dan mengaku tahu persis apa yang calon pengantin itu rasakan. Dalam komentar itu ia menyarankan agar si calon pengantin membuat rencana dan memastikan semua mata tertuju pada si pengantin.

Loading...

Caranya adalah dengan menentukan pakaian yang akan digunakan semua pengiring pengantin perempuan dan melarang mereka menggunakan dress.

"Pengiring pengantin saya menggunakan celana formal. Semua perempuan akan tertutup, apabila tidak terlalu seksi, saya akan menutupi mereka dari kepala sampai jempol kaki." jawabnya dalam unggahan si calon pengantin.

Obrolan tersebut merambah pada obrolan lainnya. Misalnya, ada yang mengatakan bahwa dirinya menerima jika pengiring pengantin menggunakan dress cantik, "Mereka boleh secantik apapun yang mereka mau, saya tetap akan mengungguli mereka."

Lainnya menulis, "Ini menjijikan. Saya memilih dress yang saya suka untuk para pengiring pengantin saya karena mereka cantik dan berhak mendapatkan yang terbaik. Saya juga membayar semua tata rias dan make up karena saya ingin mereka merasa cantik."