Brilio.net - Salah satu yang harus dijaga dari penampilan adalah bau badan. Percuma dong, kalau sudah dandan kece dari ujung rambut sampai ujung kaki, tapi tercium bau badan tak enak yang menyengat. Kalau begitu sih, jadinya gagal tampil kece, dong.

Ada berbagai produk untuk menghilangkan dan menyamarkan bau ketiak. Kini kebanyakan orang memang menjadikan deodoran spray atau roll on sebagai alat penghilang bau badan. Tapi banyak juga yang pakai deodoran bubuk yang ternyata nggak kalah ampuh.

Tapi karena bentuknya bubuk dan berwarna putih. Banyak orang masih salah sangka dengan deodoran bubuk ini. Persis seperti yang dialami cewek Indonesia satu ini. Cewek ini ditahan polisi Singapura karena membawa bubuk yang mereka duga narkoba.

Dalam unggahan Instagram Stories di akun miliknya, @sharoniaparuntu, cewek bernama Sharonia Paruntu di Instagram ini menceritakan kalau baru saja pulang dari kantor polisi. Ia ditahan di Police Cantonment Complex selama 14 jam lamanya.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

foto: Instagram/@sharoniaparuntu

Peristiwa ini terjadi berawal dari seorang petugas hotel yang akan menolong membenarkan pintu kamar mandi masuk ke kamarnya. Di sana petugas melihat ada bubuk berwarna putih yang ia kira narkoba. Padahal itu tentu saja bedak ketiak yang dipakai Sharonia.

Tak lama setelah petugas itu selesai membenarkan pintu dan kembali ke posisinya, kamar Sharonia kembali digedor. Kali ini yang masuk beberapa anggota polisi dan dua petugas hotel mendampingi. Tanpa banyak basa-basi, Shraonia dan kawan-kawan yang ada di sebuah hotel di kawasan Sentosa Island itu diperiksa.

Sayangnya polisi tak mau ambil pusing dan langsung menangkap cewek ini. Ia akhirnya ditahan di sana sebelum akhirnya dibebaskan 14 jam kemudian. Sharonia menyebutkan pengalamannya ditahan di sana benar-benar menyeramkan. Mereka diperlakukan seperti hewan.

"Mereka memenjarakan kita di ruang penjara dan kami semua tidur di lantai seperti hewan, padahal anjing saya saja mendapat tempat tidur yang lebih layak dan mendapat makan tiga kali sehari. Kami di kantor polisi cuma dikasih makan sekali," tulisnya seperti dikutip brilio.net pada Senin (25/11).

foto: Instagram/@sharoniaparuntu

Kisah apes yang dialami Sharonia ini sedang viral di media sosial. Kisahnya juga dibagikan ulang oleh akun @aMrazing di Twitter dan telah mendapat retweet lebih dari 2.700 kali. Banyak warganet nggak habis pikir dengan keputusan polisi yang menahan Sharonia.

"Tawas dikira sabu kali wkwkwkwkwk," ujar akun @bukantoxic.

"Gw juga kena tahan di Changi karna bawa tepung terigu dulu," kata akun @midlys.

"Astaga perkara tawas," tulis akun @BelomHalal.

(brl/gib)