×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Dalam tiga jam donat yang dijualnya ludes, alasannya bikin haru

View Image

0

BRILIO » Duh

Dalam tiga jam donat yang dijualnya ludes, alasannya bikin haru

foto: ilustrasi

Suami istri jualan donat ini tak patah semangat.

09 / 11 / 2018 06:07

Brilio.net - Saat berjualan, tentu yang diharapkan adalah barang dagangan habis terjual. Apalagi menjual makanan yang tidak tahan lama, harus menghabiskan waktu beberapa hari agar makanannya bisa bertahan lama dan laku dijual.

Seorang penjual donat asal Seal Beach, California, Amerika Serikat memiliki kisah menarik. Penjual donat bernama John Chan (62 tahun) memiliki istri yang tengah sakit-sakitan. Tapi demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, John tetap menjaga toko dan berjualan sambil sesekali mengawasi istri tercintanya, Stella.

John dan Stella sendiri telah menjalankan usaha toko Donat City di Pacific Coast Highway selama hampir tiga dekade terakhir. Tetapi dalam beberapa minggu ini,  pelanggan tetap mereka mulai menyadari bahwa duo Chhan tersebut jarang terlihat berjualan bersama.

Ternyata Stella mengidap penyakit aneurisma sejak akhir September lalu. Hal tersebut membuat Stella kesulitan berkomunikasi dan juga bergerak. Meski kini Stella mulai bisa berbicara lagi, tapi ia tetap harus menjalani pemulihan di fasilitas rehabilitasi dan harus selalu ditemani sang suami.

Mendengar kabar tersebut, salah satu pelanggan yang sudah sangat sering membeli donat miliki John bernama  sadar tentang kesusahan yang dialami John dan mulai menggalang gerakan untuk membeli semua donut yang John jual agar John bisa tutup toko lebih awal dan memiliki waktu untuk merawat istrinya.

Loading...

Kini semua donat yang John jual bisa habis tiga jam lebih cepat dari biasanya. Bahkan John juga bisa tutup toko pada pukul 10:00 pagi.

"Jadi saya pikir, jika banyak orang membeli selusin donat setiap pagi, dia (John) bisa tutup lebih awal dan pergi merawat istrinya. Mereka orang-orang yang manis dan pekerja keras," kata Caviola pada media setempat.

Perlu diketahui, John dan Stella Chhans merupakan pengungsi dari Kamboja dan datang ke Amerika Serikat pada 1979. Mereka membuka toko Donut City 10 tahun kemudiam dan dianggap berhasil memberikan pilihan makanan lezat dan terjangkau bagi komunitas lokal di sana.

"Kami sangat berterima kasih. Stella telah jauh lebih baik, dia bisa berbicara sekarang dan dia sedang belajar cara makan lagi," kata John.

wife.html





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    100%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more