Brilio.net - Orang sering lupa memperhatikan akses jalan utama menuju rumah saat membangun hunian. Jika lokasi tempat tinggal masih cukup luas dan belum padat seperti di perkotaan, akses jalan menuju rumah bisa lewat mana saja.

Namun tidak demikian di lingkungan yang padat penduduk. Apalagi jika antara rumah satu dan rumah lain terlalu berdempetan, bukan tidak mungkin terjadi gesekkan antar tetangga soal jalan.

Insiden penutupan jalan menggunakan tembok ini sering terjadi di perkotaan dan atau perkampungan yang sudah ramai. Kurangnya komunikasi serta toleransi boleh jadi faktor pendukung mengapa kerap terjadi konflik antar tetangga ini. Keluh kesah bertetangga kerap dibagikan orang-orang ke media sosial, seperti TikTok.

Baru-baru ini sebuah unggahan di akun TikTok @joissubari memperlihatkan seorang wanita sedang menjelaskan permasalahannya dengan tetangga. Menurut curhatan sang wanita, tetangganya membangun tembok yang menutup akses jalan menuju rumahnya dan orang tuanya.

"ini bener kejadian ya di rumah saya. Ini rumah yang membuat keluarga saya sampai tidak bisa jalan. Menutup jalan untuk bapak saya, ibu saya, keluarga saya, masuk keluar masuk rumah," katanya di awal video, dikutip dari TikTok @joissubari pada Selasa (2/8).

tetangga tutup akses jalan © TikTok

foto: TikTok/@joissubari

Jika dilihat memang terdapat tembok yang memanjang sepanjang jalan. Di samping tembok tersebut tersisa sekitar 30 sampai 60 cm. Cukup sempit dan hanya bisa dilewati orang dengan cara menyamping.

Karena jalan yang sempit itu, wanita dalam video tersebut mengaku orang tuanya dan keluarganya jadi kesulitan keluar masuk rumah. Dia juga merasa kecewa dengan sikap tetangganya yang membangun tembok dan menutupi jalan itu.

"Ini rumah saya, ini rumah orang tua saya. Bayangkan saja di mana hati nuraninya tetangga seperti itu?" ujarnya.

(brl/lea)