Stretching adalah peregangan © 2022 berbagai sumber

foto: freepik.com

Terdapat beberapa gerakan stretching dalam gerakan pemanasan, seperti pada penjelasan berikut ini.

a. Statis stretching.

Statis stretching adalah jenis peregangan yang paling umum, biasanya digunakan pada pemulihan postur, kekuatan, dan fungsi tubuh dengan gerakan intensitas yang rendah dan terkontrol.

Peregangan statis meliputi gerakan yang dapat bermanfaat untuk pemulihan otot dan jaringan ikat, yang berguna memperbaiki mobilitas sendi dan meminimalisir efek pembentukan kontraktur. Peregangan ini biasanya dilakukan dalam kurun waktu minimal 30 detik.

b. Dinamis stretching.

Peregangan jenis ini melibatkan gerakan aktif dengan menggunakan gerakan repetitif, ritmis secara intensif. Peregangan dinamis dapat meningkatkan fungsi otot. Peregangan dinamis dianjurkan untuk dilakukan berulang kali biasanya 10-12 kali.

c. Pasif stretching.

Pasif stretching merupakan jenis peregangan yang memakai bantuan dari luar, seperti halnya tali, gravitasi, atau perangkat peregangan. Dengan peregangan jenis ini, seseorang dapat mengendurkan otot dan mencoba melakukan peregangan dengan bergantung pada kekuatan eksternal untuk menahan.

d. Aktif stretching.

Aktif stretching merupakan peregangan yang melibatkan kontraksi otot yang bertentangan dengan apa yang diregangkan. Peregangan jenis ini sangatlah menantang karena mengandalkan kekuatan otot untuk menghasilkan peregangan, namun berisiko rendah karena mengandalkan kekuatan tubuh sendiri.

e. Isometrik stretching.

Isometrik stretching adalah peregangan dengan metode paling aman dan efektif untuk meningkatkan jangkauan sendi gerak. Peregangan isometrik juga dapat memperkuat tendon dan ligamen dengan tetap mempertahankan fleksibilitas.

f. Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF).

Stretching jenis ini menggabungkan dari semua jenis stretching, yaitu isometrik, statis, dan pasif untuk meningkatkan fleksibilitas. Stretching jenis ini dimulai dari meregangkan otot, kemudian kencangkan otot yang sedang diregangkan tanpa bergerak dan tahan selama 6-10 detik, setelah itu lepas gerakan ini dengan jangkauan peregangan otot yang semakin jauh di tiap gerakannya.