Brilio.net - Prolog adalah bagian pengantar dalam suatu naskah yang berisi dialog atau kilas balik mengenai suatu peristiwa yang terjadi di dalam sebuah cerita. Pada dasarnya, prolog bersifat opsional, tetapi prolog dapat membuat pembaca atau penonton tertarik untuk mengetahui keseluruhan isi cerita.

Prolog berfungsi untuk mengungkapkan situasi cerita untuk mendapatkan perhatian pembaca atau penonton. Biasanya prolog berisi pengantar karakter tokoh dan konflik serta berisi rangkuman permainan di dalam sebuah drama. Untuk mengetahui lebih rinci mengenai prolog, berikut brilio.net telah merangkumnya dari berbagai sumber pada Kamis (23/6).

Pengertian prolog

pengertian prolog dan fungsinya © berbagai sumber

foto: Unsplash/Super Snapper

Prolog adalah salah satu bagian naskah yang ditulis oleh pengarang pada bagian awal. Prolog umumnya berisi satu atau beberapa keterangan atau pendapat pengarang mengenai cerita yang akan disajikan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), prolog adalah pembukaan dalam sandiwara, musik, pidato, dan sebagainya.

Pendapat lain menyebutkan bahwa prolog merupakan bagian pembuka dalam sebuah drama atau sandiwara. Prolog juga dapat diartikan sebagai suatu peristiwa pendahuluan sebagai pengantar naskah yang berisi keterangan atau pendapat pengarang mengenai cerita yang akan disajikan. Prolog dapat berisi mengenai sinopsis lakon, pengenalan para tokoh, gambaran suasana, serta konflik-konflik yang akan terjadi di dalam naskah drama tersebut.

 

Jenis-jenis prolog

pengertian prolog dan fungsinya © berbagai sumber

foto: Unsplash/Green Cameleon

Pada dasarnya, prolog dapat digolongkan menjadi tiga jenis yaitu berdasarkan sarana, keberadaan naskah, dan penyajian lakon. Jenis-jenis prolog adalah sebagai berikut:

1. Opera, prolog jenis ini merupakan prolog yang dinyanyikan dengan alunan musik.

2. Tragedi, merupakan jenis prolog yang penuh dengan unsur kesedihan.

3. Komedi, merupakan prolog yang mengandung unsur humor dan kelucuan

4. Tragekomedi, merupakan gabungan antara prolog drama komedi dan tragedi.

5. Farce, merupakan jenis prolog yang menyerupai dagelan.

6. Tablo, merupakan jenis prolog dalam naskah drama yang mengutamakan unsur gerak, sehingga para pemainnya tidak mengucapkan dialog.

7. Melodrama, merupakan prolog dalam naskah drama yang diiringi oleh musik.

8. Sendratari, merupakan jenis prolog gabungan antara seni prolog dan seni tari.

 

Fungsi prolog

pengertian prolog dan fungsinya © berbagai sumber

foto: Unsplash/Cathryn Lavery

Selain menerangkan situasi cerita kepada pacar pembaca, terdapat beberapa fungsi penulisan atau pembacaan prolog dalam sebuah naskah, di antaranya:

1. Prolog dapat menjadi pembuka atau pendahuluan dalam suatu karya sastra

2. Prolog dapat menjadi media untuk memperkenalkan para tokoh cerita, konflik, serta sinopsis lakon.

3. Prolog juga dapat menarik perhatian pembaca dan membuat mereka semakin penasaran dengan keseluruhan isi cerita.

Cara membuat prolog

pengertian prolog dan fungsinya © berbagai sumber

foto: Unsplash/Aaron Burden

1. Identifikasi penggunaan prolog

Gunakan teks deskripsi prolog untuk memaparkan latar belakang dengan alur yang memikat. Fokus pada sudut pandang karakter yang berbeda di dalam prolog.

2. Membuat draf prolog

Selanjutnya bisa dimulai dengan membuat draf yang berisi satu atau dua adegan dengan memasukkan kutipan langsung dari tokoh tertentu.

3. Edit prolog

Prolog harus ditulis secara singkat dan tepat sasaran dengan alur yang cepat dan menarik. Jika sudah selesai membuat draf prolog, kamu bisa memeriksanya untuk menentukan apakah isinya sudah sesuai dengan keseluruhan isi cerita.

Sumber: Mulia dkk. 2021. Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan: Pembelajaran Menulis Naskah Drama dengan Strategi Menulis Terbimbing. Medan: Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah.