Brilio.net - Korupsi acap kali terdengar di telinga dan bukan suatu permasalahan yang asing. Kata korupsi berasal dari bahasa latin 'corruptio' atau 'corruptus' yang memiliki makna busuk, rusak, menggoyahkan, memutar balik, dan menyogok.

Dalam artian yang lebih luas, korupsi adalah sebuah penyalahgunaan jabatan oleh pejabat resmi publik untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Namun, batasan tindak korupsi nggak hanya berputar pada kerugian negara, melainkan seluruh tindakannya dapat menimbulkan kerugian bagi pihak lain, hal ini dapat dikategorikan sebagai tindak korupsi.

Bentuk korupsi tentunya berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima layanan, hingga berat yang diatur dalam Undang-Undang Dasar.

Korupsi saat ini sering dikaitkan dengan politik, ekonomi, kebijakan pemerintahan dalam masalah sosial maupun internasional serta pembangunan nasional. Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi, yang diartikan secara harfiah adalah pemerintahan oleh para pencuri, bahwa seseorang pura-pura bertindak jujur padahal tidak sama sekali. Mereka tidak patuh akan tangunggung jawabnya.

Lebih lanjut, berikut dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, ketahui pengertian, jenis, dampaknya dari korupsi, Rabu (17/5).

 

 

Korupsi adalah penyalahgunaan © 2022 berbagai sumber foto: freepik.com

Berikut ini pengertian korupsi menurut para ahli.

1. Huntington, 2019.

Korupsi adalah perilaku pejabat publik yang menyimpang dari norma-norma yang diterima masyarakat, dan perilaku menyimpang ini ditunjukan dalam rangka memenuhi kepentingan pribadi.

2. Brooks.

Korupsi adalah dengan sengaja melakukan kesalahan atau melalaikan tugas yang diketahui sebagai kewajiban atau tanpa keuntungan yang sedikit banyak bersifat pribadi.

3. Jose Veloso Abueva.

Korupsi adalah mempergunakan kekayaan negara biasanya uang, barang-barang milik negara atau kesempatan untuk memperkaya diri.

4. Mohtar Mas'oed.

Korupsi adalah perilaku yang menyimpang dari kewajiban formal suatu jabatan publik karena kehendak untuk memperoleh keuntungan ekonomis atau status bagi diri sendiri atau keluarga dekat.

5. Jacob Van Klaveren.

Korupsi adalah suatu hal apabila seseorang abdi negara yang berjiwa korup menganggap kantor atau instansinya sebagai perusahaan dagang, sehingga dalam pekerjaannya diusahakan pendapatannya akan diusahakan semaksimal mungkin.

Korupsi adalah penyalahgunaan © 2022 berbagai sumber foto: freepik.com

1. Memberi atau menerima suap.

Jenis korupsi ini merupakan tindakan pemberian uang atau menerima uang atau hadiah yang dilakukan pejabat pemerintah untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewajibannya sebagaimana perbedaan hukum formil atau materiil.

2. Korupsi tindakan pemerasan.

Tindakan pemerasan merupakan tindakan yang dilakukan pegawai negeri atau penyelenggara negara untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan cara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya.

3. Korupsi penggelapan jabatan.

Penggelapan jabatan termasuk dalam penyalahgunaan jabatan, yaitu tindakan seorang pemerintah dengan kekuasaan yang dimilikinya melakukan penggelapan laporan keuangan, menghilangkan barang bukti, atau membiarkan orang lain menghancurkan barang bukti dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri.

4. Korupsi gratifikasi.

Jenis korupsi gratifikasi adalah tindakan pemberian hadiah yang diterima oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara dan tidak dilaporkan kepada KPK dalam jangka waktu 30 hari sejak diterimanya gratifikasi.

Dampak korupsi.

Korupsi adalah penyalahgunaan © 2022 berbagai sumber foto: freepik.com

1. Dampak korupsi di bidang ekonomi.

a. Meningkatkan hutang negara.

Korupsi tentunya akan memperburuk keuangan negara. Apabila sebelumnya negara memiliki hutang, dengan adanya korupsi justru hutang itu akan semakin bertambah.

b. Menurunkan pertumbuhan ekonomi dan investasi.

Dengan adanya tindakan korupsi di suatu negara akan menyebabkan para investor dari luar negeri tidak percaya lagi dengan kepastian hukum dalam tindak korupsi untuk menanamkan modal di industri suatu negara. Maka dari itu, kondisi ini dapat mempersulit pembangunan ekonomi.

c. Meningkatkan kemiskinan.

Korupsi dapat menyebabkan kemiskinan masyarakat, selain menimbulkan efek langsung, korupsi juga menimbulkan efek tidak langsung terhadap kemiskinan. Alur korupsi ini awalnya memberikan dampak penurunan pertumbuhan perekonomian yang akhirnya menyebabkan angka kemiskinan yang naik.

a. Etika sosial yang mati.

Dengan adanya tindakan korupsi sari satu anggota kelompok maka anggota lain akan menutupi tindakan tersebut dengan berbagai cara, Hal ini yang menyebabkan kerugian masyarakat dan negara.

b. Birokrasi yang tidak efisien.

Birokrasi memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan kepada publik, namun bagaimana jika pelayanan sangat sulit. Tentunya masyarakat akan merasa kesulitan jika ingin mengurus dokumen. Belum lagi jika untuk mempercepat pelayanan masyarakat diharuskan untuk membayar, inilah yang dinamakan pungli.

3. Dampak korupsi bidang politik.

a. Publik tidak lagi percaya demokrasi.

Korupsi menyebabkan publik tidak percaya lagi demokrasi, semua pejabat negara legislatif maupun petinggi pejabat negara tidak lagi dipercaya publik karena banyaknya koruptor dari dalam sana. Bahkan publik bisa saja tidak memilih siapapun saat pemilihan umum, karena tindakan korupsi ini menjadikan pertimbangan publik.

b. Kedaulatan rakyat hancur.

Dunia politik memiliki sekelompok orang di dalam partai politik. Maka mereka akan terus bersaing dengan partai lain hanya untuk meraih kemenangan mereka semata. Tentunya yang menang akan dapat menguasai semuanya.

Sumber: Hamson dan Makkah. 2021. Membedah Anatomi Korupsi. Jawa Tengah: PT Nasya Expanding Management.