Brilio.net - Sebagai umat Islam kita diwajibkan untuk membaca, mempelajari dan menerapkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Alquran terdapat 30 juzz dengan 114 surat yang turun di dua tempat yaitu Mekkah dan Madinah.

Alquran memberi petunjuk jalan yang lurus dan memberi bimbingan kepada umat manusia di dalam menempuh perjalanan hidupnya, agar selamat di dunia dan di akhirat. Nabi Muhammad bersabda, "Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya." (HR. Bukhari).

Dari mempelajari dan membaca Alquran setiap hari, pasti akan membuat kita khatam Alquran. Namun jika memang belum bisa mengkhatamkan Alquran maka tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri. Kamu bisa memulai rajin membaca Alquran mulai dari sekarang.

Dilansir brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (21/5), khatam Alquran maksudnya adalah sudah menyelesaikan membaca Alquran mulai dari surat Al-Fatihah (surat pembuka Alquran) sampai surat An-Naas (surat penutup Alquran).

Dalam suatu hadits, dijelaskan bahwa Alquran dapat memberikan syafaat pada para pembacanya kelak di hari kiamat. Rasulullah bersabda,

Loading...

Keutamaan mengkhatamkan Alquran bagi umat muslim © 2020 brilio.net

Aqro uulquraana fainnahu ya'tii yaumalqiyaamati safiian liashhaabihi

Artinya:

"Bacalah Alquran, sesungguhnya ia (Alquran) akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya." (Imam Muslim, Shahih Muslim).

Dari hadits tersebut menunjukkan bahwa dengan membaca Alquran atau bahkan sampai mengkhatamkannya, akan memberi banyak syafaat kepada si pembaca pada hari kiamat.

Selain hadits tersebut, terdapat pula hadits yang diriwayatkan secara shahih oleh sahabat Rasulullah, Anas bin Malik RA yaitu sebagai berikut:

Keutamaan mengkhatamkan Alquran bagi umat muslim © 2020 brilio.net

Kaana insu idza khotmil qur'ani jam'i waladihi waahlibaitihi fad'alahum

Artinya:

"Dahulu Anas, jika dia mengkhatamkan Al Quran maka dia mengumpulkan anak-anaknya dan keluarganya, lalu dia berdoa untuk mereka."

Dari sini lah mengapa saat khataman Alquran, dihadiri banyak peserta yang ikut mengaji atau hanya menyimak bacaan Alquran hingga selesai. Dengan mengkhatamkan Alquran, kita juga akan mendapatkan beberapa keutamaan di dalamnya bagi kehidupan kita sebagai Muslim.

Keutamaan mengkhatamkan Alquran

1. Mendatangkan syafaat di hari kiamat.

Dari Abu Amamah RA, mendengar Rasulullah SAW. bersabda, "Bacalah Alquran, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat." (HR. Muslim)

Bagi orang yang membaca dan mengkhatamkan Alquran, kelak hal tersebut dapat menjadi syafaat dan penolong diri saat hari kiamat tiba.

2. Menjadi sebaik-baiknya manusia.

Dari Usman bin Affan RA, Rasulullah saw. bersabda, "Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya." (HR. Tirmidzi)

Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa orang yang senantiasa membaca, mempelajari, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari makan akan menjadi sebaik-baiknya manusia di antara manusia lainnya.

3. Amalan yang dicintai Allah.

Ibnu Abbas RA menceritakan bahwa suatu hari, ada seorang sahabat yang bertanya kepada Rasulullah SAW. "Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah?" Beliau menjawab, "Al-hal wal murtahal." Orang ini bertanya lagi, "Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Yaitu yang membaca Alquran dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal."(HR Tirmidzi)

4. Kelak akan bersama para malaikat.

Dari Aisyah RA berkata, bahwa Nabi Muhammad bersabda, "Orang yang membaca Alquran dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah." (HR. Bukhari Muslim)

5. Tetap diberikan pahala untuk orang yang terbata-bata membaca Alquran.

Tak hanya orang yang membaca Alquran dengan lancar yang hanya diberikan pahala, namun orang yang belum lancar dan terbata-bata saat membaca Alquran pun diberikan dua pahala oleh Allah. Hal ini dijelaskan dalam hadits shahih, yang berbunyi "Dan orang yang membaca Alquran, sedang ia masih terbata-bata lagi berat dalam membacanya, maka ia akan mendapatkan dua pahala." (HR. Bukhari Muslim)

6. Meningkatkan derajat seseorang.

Barangsiapa senantiasa membaca, mempelajari, dan mengamalkan Alquran maka Allah akan mengangkat derajatnya. Dari Umar bin Khatab RA, Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah SWT akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Alquran), dengannya pula Allah akan merendahkan kaum yang lain." (HR. Muslim)

7. Diberikan ketenangan oleh Allah.

Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw. bersabda, "Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah untuk melantunkan ayat-ayat suci Alquran dan mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, akan dilingkupi pada diri mereka dengan rahmat, akan dilingkari oleh para malaikat, dan Allah pun akan menyebut (memuji) mereka di hadapan makhluk yang ada di dekat-Nya." (HR. Muslim)

Dari hadits tersebut menjelaskan bahwa Allah akan menurunkan ketenangan, rahmat, dan memuji suatu kaum yang melantunkan ayat-ayat Alquran, serta malaikat akan melingkarinya.

8. Termasuk mengikuti sunnah Rasulullah.

Dengan mengkhatamkan Alquran, berarti seseorang telah mengikuti sunnah Rasulullah. Namun, meskipun mengkhatamkan Alquran adalah sebuah amalan yang utama, Rasulullah tetap memberikan kita batasan waktu minimal. Beliau melarang kita untuk mengkhatamkan Alquran dalam waktu kurang dari tiga hari, dengan dalil sebagai berikut:

Dari Abdullah bin Amru bin Ash, dari Rasulullah saw., beliau berkata, "Puasalah tiga hari dalam satu bulan." Aku berkata, "Aku mampu untuk lebih banyak dari itu, wahai Rasulullah." Namun beliau tetap melarang, hingga akhirnya beliau mengatakan, "Puasalah sehari dan berbukalah sehari, dan bacalah Alquran (khatamkanlah) dalam sebulan." Aku berkata, "Aku mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah?" Beliau terus melarang hingga batas tiga hari. (HR. Bukhari)

Rasulullah melarang kita hingga batas tiga hari mengkhatamkan Alquran karena ditakutkan saat membaca Alquran secara cepat kita tidak dapat memahami atau menghayati isi Alquran.